Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana. Pergantian pimpinan tersebut diumumkan dalam restrukturisasi organisasi yang dilakukan pemerintah guna memperkuat pelaksanaan program gizi nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan tersebut telah ditetapkan langsung oleh Presiden setelah melalui berbagai pertimbangan.

"Bapak Presiden memutuskan mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (2/6).

Bersamaan dengan pergantian kepala lembaga, Presiden juga menunjuk Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai wakil kepala. Susunan baru ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi sekaligus mempercepat pelaksanaan program pemenuhan gizi di berbagai daerah.

>>> Intel Luncurkan Prosesor Arc G-Series untuk Gaming Handheld

Dari Dunia Media ke Jabatan Strategis Pemerintahan

Nanik S. Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Sebelum berkiprah di pemerintahan, ia dikenal sebagai jurnalis dengan pengalaman panjang di industri media nasional.

Karier profesionalnya dimulai pada 1989 sebagai wartawan Persda-Kompas. Setelah itu, ia pernah bekerja di Tabloid Bangkit dan kemudian menempati sejumlah posisi manajerial di perusahaan media.

Nanik juga pernah menjabat CEO Kresna Media dan Majalah Prospektif. Pada periode 2005 hingga 2009, ia dipercaya menjadi salah satu direktur di MNC.

Di bidang manajemen media, ia pernah menjadi pemimpin umum Majalah Femme, direktur utama Tabloid Info Kecantikan, serta komisaris di sejumlah media cetak seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Aktif dalam Politik dan Kegiatan Sosial

Nama Nanik mulai banyak dikenal publik ketika terlibat dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019.