Arsenal harus merelakan gelar Liga Champions 2025/2026 setelah dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di partai final.

Laga yang digelar di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu malam waktu setempat berlangsung dramatis.

Kai Havertz membawa Arsenal unggul lebih dulu di babak pertama.

Namun, PSG menyamakan kedudukan melalui penalti Ousmane Dembele setelah Cristhian Mosquera melanggar Khvicha Kvaratskhelia di kotak terlarang pada menit ke-62.

Skor 1-1 bertahan hingga perpanjangan waktu. Adu penalti pun menentukan pemenang.

Arsenal harus mengakui keunggulan PSG dengan skor 4-3 setelah Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi.

Insiden Pelanggaran Mosquera

Kvaratskhelia menjadi momok bagi pertahanan Arsenal. Pergerakannya yang lincah membuat Mosquera kewalahan.

Saat berusaha menghentikan laju pemain sayap PSG, Mosquera melakukan kontak fisik di dalam kotak penalti.

Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Dembele sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi imbang.

Gol tersebut membangkitkan mental PSG untuk terus menekan.

Curhatan Mosquera Viral

Setelah bungkam pasca pertandingan, Mosquera akhirnya angkat bicara melalui Instagram. Pemain yang didatangkan dari Valencia pada musim panas 2025 itu mengungkapkan penyesalannya.

Ia menyebut kejadian itu sebagai salah satu momen terberat dalam kariernya. Namun, ia menegaskan tidak akan membiarkan kegagalan tersebut menghancurkan mentalnya.

"Saya telah menghabiskan seluruh hidup saya memimpikan momen-momen seperti ini, tetapi tidak berjalan seperti yang saya inginkan.

Dan saat itulah Tuhan mengingatkan saya bahwa iman tidak didasarkan pada hasil akhir yang saya raih, tetapi pada bagaimana saya terus percaya setelah mengalami kemunduran.

Ini adalah kemunduran yang, terlepas dari semua rasa sakit yang ditimbulkannya, hanya akan membuat saya lebih kuat," tulis Mosquera.