Belgia unggul lebih dulu pada menit ke-38 melalui aksi Youri Tielemans. Kroasia tampil solid di hadapan pendukung sendiri.

Luka Modric tetap turun dengan pelindung wajah akibat cedera. Ia hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan keras sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Kroasia terus menekan pertahanan Belgia. Ante Budimir mendapat peluang emas, namun bola hanya membentur mistar.

Drama terjadi di penghujung laga. Lukaku muncul sebagai pembeda setelah membobol gawang Kroasia pada menit ke-96.

Persiapan Terakhir Menuju Putaran Final

Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Belgia menatap fase grup. Mereka akan melakoni satu laga pemanasan terakhir melawan Tunisia.

Kroasia masih memiliki kesempatan mematangkan strategi saat menghadapi Slovenia. Tim asuhan Zlatko Dalic tetap dipandang sebagai kekuatan besar.

>>> Tamchy SFIT Resmikan Pusat Bisnis Perdana di Issyk-Kul, Bukti Operasional Nyata

Bagi Belgia, fokus utama adalah memastikan kebugaran Lukaku terjaga hingga laga pembuka melawan Mesir. Kembalinya sang bomber memberi harapan baru untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.