Piala Dunia 2018: Kilas Balik Pesta Sepak Bola di Rusia
Piala Dunia 2018 di Rusia masih dikenang sebagai salah satu turnamen sepak bola paling spektakuler.
Edisi ke-21 ini tidak hanya menghadirkan drama di lapangan, tetapi juga menjadi titik balik modernisasi sepak bola dunia.
Rusia sukses sebagai tuan rumah dengan atmosfer kompetisi yang luar biasa. Turnamen berlangsung dari 14 Juni hingga 15 Juli 2018.
Lokasi dan Peserta
Sebanyak 12 stadion di 11 kota menjadi saksi perjuangan tim-tim terbaik. Wilayahnya membentang dari Kaliningrad hingga Ekaterinburg.
32 tim nasional berpartisipasi setelah melalui kualifikasi ketat. Berikut pembagian grup:
- Grup A: Rusia, Arab Saudi, Mesir, Uruguay
- Grup B: Portugal, Spanyol, Maroko, Iran
- Grup C: Prancis, Australia, Peru, Denmark
- Grup D: Argentina, Islandia, Kroasia, Nigeria
- Grup E: Brasil, Swiss, Kosta Rika, Serbia
- Grup F: Jerman, Meksiko, Swedia, Korea Selatan
- Grup G: Belgia, Panama, Tunisia, Inggris
- Grup H: Polandia, Senegal, Kolombia, Jepang
Final dan Juara
Prancis bertemu Kroasia di final yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow. Prancis menang 4-2 dan meraih trofi kedua setelah 1998.
Gol Prancis dicetak oleh Mario Mandžukić (bunuh diri), Antoine Griezmann, Paul Pogba, dan Kylian Mbappé. Sementara gol Kroasia dari Ivan Perišić dan Mario Mandžukić.
Mbappé menyamai rekor Pelé sebagai pemain remaja kedua yang mencetak gol di final Piala Dunia.
Momen Ikonik dan Kontroversi
Piala Dunia 2018 menjadi debut resmi penggunaan Video Assistant Referee (VAR). Teknologi ini memicu perdebatan, terutama saat penalti Prancis di final setelah review VAR.
Jerman, juara bertahan, tersingkir di fase grup setelah kalah dari Korea Selatan. Ini pertama kalinya Jerman gagal lolos dari grup sejak 1938.
Kroasia menjadi inspirasi sebagai negara kecil yang mampu mencapai final. Mereka memenangkan tiga laga lewat perpanjangan waktu atau adu penalti.
Final sempat terganggu aksi protes kelompok Pussy Riot yang berlari ke lapangan. Cristiano Ronaldo juga mencuri perhatian dengan hat-trick melawan Spanyol.
Perkembangan Terkini Tokoh Piala Dunia 2018
Paul Pogba melelang sepatu yang digunakan di final seharga Rp477 juta. Mario Mandžukić pensiun dari tim nasional Kroasia setelah kekalahan di final.
Victor Moses juga pensiun dari tim nasional Nigeria pada usia 27 tahun. Sementara itu, kondisi geopolitik Rusia saat ini tengah tertekan akibat konflik di Ukraina.
Piala Dunia 2018 tetap menjadi standar tinggi bagi penyelenggaraan turnamen serupa di masa depan.
>>> Kesalahan Input Nama Pemain Timnas U-19 di Piala AFF 2026, Dimas Adi vs Dimas Wicaksono
>>> Respon Ancelotti soal Neymar: Pemulihan Positif, Tak Perlu Buru-buru
>>> Veda Ega Pratama Siap Debut Moto3 2026, Punya Memori Manis di Mugello
Update Terbaru
Fitur Tersembunyi Google Drive Ini Menghemat Ratusan Dolar untuk Scanner
Sabtu / 18-07-2026, 21:25 WIB
Berhenti Menanti Rambler Setelah Uji Fitur Suara Tersembunyi Gboard
Sabtu / 18-07-2026, 21:25 WIB
Menlu China dan Menko Perekonomian Indonesia Bahas Kerja Sama AI dan Investasi
Sabtu / 18-07-2026, 21:25 WIB
Cara Dapat Saldo OVO Rp450.000 Lewat Aplikasi Rice Taken yang Terbukti Membayar 2026
Sabtu / 18-07-2026, 21:25 WIB
Ibu Pemuda Madiun Diduga Kabur Saat Tur ke Korsel Ditagih Rp50 Juta
Sabtu / 18-07-2026, 21:24 WIB
Yakob Sayuri Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Sabtu / 18-07-2026, 21:24 WIB
Netanyahu Disoraki dan Diusir dari Parlemen Israel: Memalukan, Pergi!
Sabtu / 18-07-2026, 21:24 WIB
Menpan RB Rini Widyantini Tulis Surat untuk Seluruh ASN, Ini Pesannya
Sabtu / 18-07-2026, 21:24 WIB
Dua Pegawai Forest Service AS Disandera Bersenjata Selama 15 Jam
Sabtu / 18-07-2026, 21:22 WIB
Brittany Cartwright Buka Suara soal Hubungan Jax Taylor dengan Mantan Publisis
Sabtu / 18-07-2026, 21:22 WIB
Christina P. Akhirnya Bicara soal Pisah dengan Tom Segura
Sabtu / 18-07-2026, 21:21 WIB
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
Sabtu / 18-07-2026, 21:21 WIB
Bentrok Adonara: 3 Tewas, 7 Luka, 20 Rumah Dibakar
Sabtu / 18-07-2026, 21:21 WIB
Kelompok Garis Keras Iran Tuding Pezeshkian dan Ghalibaf Rencanakan Kudeta
Sabtu / 18-07-2026, 21:21 WIB







