Memasuki masa pensiun bukan berarti berhenti produktif. Justru ini saat yang tepat untuk menjalankan hobi sekaligus mencari pendapatan tambahan melalui ternak skala rumahan.

Dengan lahan terbatas di sekitar rumah, para pensiunan bisa tetap aktif dan sehat secara fisik maupun mental. Banyak hewan yang bisa dipelihara dengan modal kecil dan perawatan sederhana.

>>> 5 Strategi Memilih Jurusan Jalur Mandiri 2026, Terbaru dan Paling Dicari Calon Mahasiswa

Pilihan Ternak Rumahan untuk Pensiun

Berikut 11 jenis ternak yang direkomendasikan untuk dibudidayakan di rumah agar masa tua tetap produktif dan menguntungkan.

1. Burung Puyuh

Burung puyuh berukuran kecil dan tidak membutuhkan lahan luas. Kandang bisa disusun vertikal untuk menghemat ruang.

Telur puyuh cepat dipanen dan memiliki pasar luas, dari rumah tangga hingga pedagang makanan. Kotorannya juga bisa dijadikan pupuk organik.

2. Ayam Kampung KUB

Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) tahan penyakit dan cepat tumbuh. Produksi telurnya tinggi, memberikan keuntungan ganda.

Perawatannya mudah, cukup pakan teratur dan kandang bersih. Permintaan daging ayam kampung terus tinggi.

3. Jangkrik

Budidaya jangkrik modal sangat minim dan cocok untuk pemula. Masa panen singkat, perputaran modal cepat.

Permintaan datang dari penghobi burung kicau, pemilik ikan hias, dan reptil. Kandang bisa diletakkan di sudut rumah.

4. Maggot BSF

Maggot BSF adalah larva lalat Black Soldier Fly yang kaya protein. Permintaannya besar sebagai pakan ikan dan unggas.

Selain bernilai ekonomis, maggot membantu mengurai sampah organik. Perawatannya ringan dan tidak perlu pemantauan 24 jam.

5. Kelinci

Kelinci bisa dipelihara sebagai hewan peliharaan atau untuk daging sehat. Pakan mudah didapat, seperti rumput dan sayuran.