Badannya juga karena saya habis main semifinal pada Sabtu lalu, cukup malam. Keesokan hari saya pulang ke Indonesia.

Segalanya disiapkan buru-buru. Namun, inilah, saya bisa berhasil menang.

Alhamdulillah," bebernya.

Pertemuan dini dengan Jonatan Christie di babak kedua memastikan Indonesia hanya akan menyisakan satu wakil tunggal putra di perempat final turnamen level Super 1000 ini.

"Lusa saya akan bertemu ko Jonatan. Saya harap siapa pun yang memenangkan pertandingan, dan saya berharap saya pastinya yang menang.

Siapa pun yang memenangkan pertandingan, semoga bisa meraih juara di Indonesia Open," kata Alwi.

Alwi juga memberikan apresiasi kepada tim pendukung, pelatih, dan penyelenggara turnamen. "Saya lihat penyelenggaran turnamen, persiapan pelatih, tim pendukung semua, harus patut diapresiasi oleh atletnya.

Jadi, apresiasi yang bisa saya lakukan adalah mencapai prestasi yang paling tinggi," tambahnya.

Selama pertandingan melawan Lakshya Sen, Alvi intens berkomunikasi dengan pelatihnya, Indra Wijaya. "Pastinya saya harus sadar betul bahwa saya lebih kuat, lebih siap, dan saya ingin memenangkan pertandingan.

Jadi saya mencoba push diri saya. Saya menekankan kepada ko Indra, saya lebih kuat ko.

>>> Atalanta Jual Ederson ke Manchester United Senilai 45 Juta Euro

Mungkin secara sadar juga membuat saya semakin kuat," tutup Alwi.