"Sabun cuci piring itu paling ampuh, cukup ditetes sedikit lalu digosok pelan," ungkapnya pada Selasa, 2 Juni 2026.

>>> Waspada Penipuan Tiket Piala Dunia 2026, Temuan Kaspersky Ini Mengejutkan

Manfaatkan Bedak Tabur atau Baking Soda

Taburkan bedak bayi atau baking soda secukupnya pada noda minyak yang masih baru atau basah. Diamkan selama 15 hingga 30 menit agar minyak terserap sepenuhnya.

Bersihkan sisa bubuk dengan dikibas, lalu cuci menggunakan deterjen cair. Metode ini aman untuk bahan sensitif seperti voal, sifon, atau satin.

Bedak tabur bekerja sebagai penyerap alami yang menarik minyak keluar dari permukaan jilbab. Trik ini menjadi andalan Dian saat sibuk di dapur dan belum bisa langsung mencuci jilbab.

"Kalau nodanya masih baru, biasanya saya taburi bedak dulu untuk menyerap minyak sebelum dicuci," jelas Dian. Cara ini membantu mencegah noda menjadi permanen, terutama pada bahan tipis.

Penanganan Noda yang Sudah Mengering

Jika noda minyak sudah lama menempel dan mengering, gunakan air hangat. Rendam jilbab dalam air hangat yang dicampur deterjen cair untuk melunakkan sisa lemak.

Suhu hangat membantu mengangkat partikel minyak dari serat kain tanpa gosokan terlalu kuat. Dian menyebut metode perendaman ini sebagai solusi terakhir untuk noda membandel.

Perhatikan suhu air jangan terlalu panas agar tidak merusak elastisitas kain. "Jika sudah lama, saya rendam dulu dengan air hangat, setelah itu baru dikucek pelan," tambahnya.

Hal yang Harus Dihindari

Jangan menggosok kain terlalu kuat karena bisa menyebabkan jilbab berbulu atau melar. Hindari penggunaan pemutih pakaian, terutama pada jilbab berwarna atau bermotif.

Jangan menjemur jilbab langsung di bawah terik matahari agar warnanya tidak cepat pudar. Hindari menyetrika jilbab sebelum noda benar-benar hilang karena panas akan mengunci noda secara permanen.

>>> Masyarakat Ramai Akses Kalender Jawa Online Hari Ini Rabu Kliwon 3 Juni 2026

Dengan sabun lembut dan teknik yang benar, tekstur serta warna jilbab akan tetap terjaga. Proses pembersihan perlahan lebih efektif daripada bahan kimia keras.