FTC Rilis Nama 97 Dealer yang Diberi Peringatan Soal Harga Menyesatkan
Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) akhirnya merilis nama 97 kelompok dealer yang mendapat surat peringatan terkait praktik harga yang berpotensi menyesatkan.
Langkah ini diambil setelah FTC menerima banyak permintaan berdasarkan Undang-Undang Kebebasan Informasi (FOIA).
>>> Rolls-Royce Spectre Series II: Baterai Lebih Besar, 8.108 Lampu di Dasbor
Peringatan Tanpa Denda
FTC mengirimkan surat peringatan kepada 97 kelompok dealer pada bulan lalu. Namun, surat tersebut tidak disertai denda.
FTC menegaskan bahwa harga yang diiklankan harus mencakup semua biaya wajib dan sesuai dengan harga yang sebenarnya dibayar konsumen di dealer.
“Komisi berkomitmen mencegah dealer menipu konsumen dengan harga iklan rendah lalu menambahkan biaya wajib di akhir,” kata Christopher Mufarrige, direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC.
FTC juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap dealer akan terus dilakukan.
Dealer Besar Ikut Tersorot
Surat peringatan tidak hanya ditujukan ke dealer kecil.
Beberapa kelompok dealer terbesar di AS juga masuk daftar, termasuk Lithia Motors, AutoNation, Group 1 Automotive, dan Sonic Automotive.
>>> Slate Truck: Mobil Listrik Murah yang Menolak Melacak Pengemudi
Selain itu, FTC juga mengirim peringatan ke lokasi afiliasi Berkshire Hathaway Automotive dan Hendrick Automotive Group.
Menurut analisis, surat tersebut menjangkau 203 lokasi dealer dari 97 kelompok dealer.
FTC awalnya menolak mengungkap penerima surat, tetapi akhirnya merilisnya setelah banyak permintaan FOIA.
Praktik Ilegal yang Disorot
Dalam suratnya, FTC menyebut beberapa contoh praktik penetapan harga ilegal di industri otomotif, antara lain:
- Mengiklankan kendaraan yang tidak tersedia atau tidak ada.
- Mencantumkan harga yang tidak mencerminkan semua biaya wajib.
- Harga yang mencerminkan diskon atau rabat tidak untuk semua konsumen.
- Mensyaratkan harga iklan dengan pembiayaan dealer.
- Mewajibkan pembelian barang tambahan yang tidak tercantum dalam harga iklan.
FTC juga merujuk pada kasus yang sedang berjalan melawan Asbury Automotive Group, Lindsay Chevrolet, dan Leader Automotive Group sebagai contoh perilaku yang dapat menarik pengawasan.
>>> OECD Sebut Subsidi Mobil China Rp 11,4 Miliar Ibarat Doping
Belum diketahui apakah langkah ini akan mengubah cara dealer mengiklankan mobil. Namun, FTC telah menunjukkan keseriusannya dalam mengawasi praktik harga di industri otomotif.
Update Terbaru
Rhian Wilkinson Perpanjang Kontrak hingga 2029, Wales Fokus Kalahkan Montenegro
Rabu / 03-06-2026, 04:25 WIB
BEM UGM Resmi Berganti Nama Jadi SEMA 2026, Ini Alasan di Baliknya
Rabu / 03-06-2026, 04:25 WIB
Posko SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Cek Lokasi dan Jadwal Terbarunya
Rabu / 03-06-2026, 04:25 WIB
FC Mountain Resmi Turun Kasta dan Tunjuk Direktur Teknik Baru
Rabu / 03-06-2026, 04:20 WIB
Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Singapura di Garuda Championship 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:20 WIB
5 Cara Menghilangkan Noda Minyak di Jilbab Tanpa Ribet, Ampuh dan Terbaru 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:20 WIB
Gol Debut Lewis Koumas Selamatkan Wales dari Kekalahan Lawan Ghana
Rabu / 03-06-2026, 04:15 WIB
Akun Instagram Fabiola Eks Istri Reza SMASH Hilang Usai Dugaan Penipuan Rp41 Miliar
Rabu / 03-06-2026, 04:15 WIB
Waspada Penipuan Tiket Piala Dunia 2026, Temuan Kaspersky Ini Mengejutkan
Rabu / 03-06-2026, 04:15 WIB
Masyarakat Ramai Akses Kalender Jawa Online Hari Ini Rabu Kliwon 3 Juni 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:10 WIB
FFWS SEA 2026 Spring Resmi Dimulai 24 April dengan Format Baru
Rabu / 03-06-2026, 04:10 WIB
Jembatan Gondang Diperbaiki, Jalur Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total Mulai 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:10 WIB
Samsung Siapkan Galaxy Z Fold8 dan Fold Wide dengan Baterai Besar
Rabu / 03-06-2026, 04:05 WIB
Klaim Asuransi Jiwa Kuartal I-2026 Tembus Rp 38,73 Triliun, Terbukti Aman dan Cair Cepat
Rabu / 03-06-2026, 04:05 WIB






