Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membagikan kisah sukses Indonesia dalam menghadapi berbagai guncangan hebat di masa lalu.

Pengalaman tersebut disampaikan dalam acara konferensi internasional yang digelar di Jakarta pada awal Juni 2026.

>>> Tunggak Pajak Rp300 Juta, Rekening Perusahaan Energi Diblokir KPP

SBY mengenang kembali periode kepemimpinannya selama satu dekade, yakni tahun 2004 hingga 2014, yang penuh dengan tantangan berat.

Indonesia tidak luput dari dampak krisis keuangan global tahun 2008 yang menguncang ekonomi dunia saat itu.

Strategi Indonesia Keluar dari Krisis Global

Meskipun kondisi global sedang tidak menentu, SBY menegaskan bahwa Indonesia berhasil selamat berkat langkah-langkah strategis yang terukur.

Keberhasilan tersebut didorong oleh empat faktor utama yang diterapkan pemerintah secara konsisten.

Berikut adalah faktor kunci yang membawa Indonesia melewati masa krisis:

  • Menjaga kepercayaan publik dan pasar secara berkelanjutan.
  • Penerapan kebijakan fiskal yang sangat hati-hati dan disiplin.
  • Memperkuat permintaan domestik sebagai penggerak ekonomi utama.
  • Koordinasi kebijakan yang solid antar instansi pemerintah.

SBY menjelaskan bahwa kredibilitas pemerintah memegang peranan vital dalam menenangkan situasi di tengah ketidakpastian pasar.

Menurutnya, pasar tidak hanya melihat data angka, tetapi juga sangat memperhatikan kualitas tata kelola pemerintahan yang berjalan.

Pemulihan Pasca-Bencana dan Diplomasi Global

Selain tantangan ekonomi, SBY juga menyinggung upaya pembangunan kembali Aceh setelah dihantam bencana tsunami besar pada tahun 2004.

Ia menekankan bahwa proses rekonstruksi tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar perbaikan infrastruktur fisik.

>>> Selebgram Dani Mukti Tangani Pernikahan Putra Hasto Kristiyanto, Serasa Tugas Negara

Proses pemulihan tersebut difokuskan pada pengembalian martabat masyarakat, pembangunan rasa percaya, serta penciptaan perdamaian yang abadi.