Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan perhatian serius pada sektor pertahanan skuad Garuda menjelang dua laga penting dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026.

Fokus ini diambil sebagai langkah persiapan menghadapi tim-tim tangguh yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi dari Indonesia.

>>> 8 Pohon Buah Berakar Aman untuk Teras, Teduh Tanpa Rusak Bangunan

Prioritas Disiplin Lini Belakang

Herdman menegaskan bahwa memperkuat barisan belakang menjadi agenda utama dalam setiap sesi latihan tim saat ini.

Menurut pelatih asal Inggris tersebut, kedisiplinan pemain dalam bertahan sangat krusial agar gawang Indonesia tidak mudah ditembus lawan.

Hal ini ia sampaikan langsung setelah memimpin latihan terbuka yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada Senin malam.

Herdman ingin memastikan transisi pemain dari menyerang ke bertahan berjalan dengan sempurna.

Fokus utama latihan pertahanan Timnas Indonesia meliputi beberapa poin penting:

  • Memperdalam pemahaman pemain mengenai jumlah personil dalam struktur rest defense.
  • Memastikan koordinasi antar pemain tetap solid untuk menjaga peluang clean sheet atau tidak kebobolan.
  • Meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan balik cepat dari lawan.
  • Menyeimbangkan kedisiplinan posisi dengan keberanian mengambil risiko saat situasi tertentu di lapangan.

Strategi ini diterapkan agar Timnas Indonesia memiliki struktur yang kuat dan sulit ditembus oleh lawan-lawan dengan kualitas individu yang menonjol.

Evaluasi dari Pertandingan Sebelumnya

Dalam persiapannya, John Herdman juga merujuk pada performa anak asuhnya saat bersua Bulgaria pada ajang FIFA Series Maret lalu.

Meski harus menerima kekalahan tipis 0-1, ia melihat ada perkembangan signifikan dalam organisasi pertahanan timnya.

Satu poin positif yang ia garis bawahi adalah minimnya peluang berbahaya yang didapatkan lawan dalam laga tersebut.