Pernyataan itu menegaskan bahwa sang pembalap berupaya tidak mengulangi kesalahan masa lalu. Memaksakan diri dalam kondisi fisik rapuh hanya akan merusak kariernya.

Marquez menambahkan bahwa saat ini ia berada dalam fase membangun kembali masa depannya. Ia mengakui gaya balap yang diterapkan pada seri awal musim sudah tidak mungkin dipertahankan.

Target utama Marquez di Italia bukan mengejar podium atau kemenangan dramatis. Ia lebih memilih memberi waktu bagi saraf bahunya untuk pulih setelah operasi besar.

Marquez berharap melalui balapan di Mugello, ia bisa merasakan perkembangan positif pada kekuatan lengan kanannya. Ia percaya kecepatan motor akan kembali seiring membaiknya kondisi fisik.

Langkah pertama adalah memastikan dirinya nyaman secara fisik saat mengendalikan motor Ducati. Tanpa kebugaran optimal, Marquez sulit bersaing di level tertinggi MotoGP.

>>> Resmi! Daftar Skuad Bosnia untuk Piala Dunia 2026, Edin Dzeko Tetap Jadi Kapten

Kehadiran Marquez di Italia dinantikan para penggemar, meski ekspektasi kemenangan mulai diredam. Fokus pada kesehatan saraf dan otot menjadi kunci kembalinya sang legenda ke jalur persaingan.