Pelanggaran ini akan dikenai sanksi.

Selain itu, pemain yang sengaja menutup mulut dengan tangan saat beradu argumen dengan wasit atau pemain lawan terancam kartu merah langsung.

Collina menegaskan bahwa aturan ini tidak berlaku untuk percakapan biasa yang bersahabat.

Aturan 'Anti-Arsenal'

Sorotan tertuju pada regulasi baru yang dijuluki "anti-Arsenal".

Aturan ini menjatuhkan sanksi bagi pemain yang sengaja memblokade atau menghalangi pergerakan lawan dalam skema tendangan bebas atau sepak pojok.

FIFA dan IFAB berkomitmen memberangus aksi saling dorong dan taktik menutup pergerakan pada situasi bola mati.

Regulasi ini disinyalir akan mereduksi produktivitas Arsenal yang sangat mematikan lewat skema bola mati musim 2025/2026.

Sebagai acuan, otoritas sepak bola mengambil sampel gol Timnas Inggris saat imbang 1-1 melawan Uruguay pada Maret lalu.

Adam Wharton dan Harvey Barnes kedapatan mengunci pergerakan bek lawan, sehingga memuluskan Ben White mencetak gol.

Implementasi Perdana

Aturan baru ini sudah mulai diterapkan dalam laga uji coba antara Timnas Jepang dan Islandia.

>>> Liverpool Sepakati Kontrak Andoni Iraola Gantikan Arne Slot

Pada menit ke-85, pemain Islandia Kristian Hlynsson dihukum karena menghabiskan waktu lebih dari 10 detik saat meninggalkan lapangan dalam proses substitusi.