Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengambil langkah berani dengan mencadangkan seluruh pemain inti hanya tiga hari sebelum laga penentuan melawan Arsenal di Liga Champions.

Keputusan itu diambil saat Atletico menghadapi Valencia pada pekan ke-34 La Liga di Stadion Mestalla, yang berakhir dengan kemenangan 2-0.

>>> Barcelona Tekuk Osasuna 2-1, Semakin Dekat dengan Gelar Juara La Liga

Meski tetap penting untuk menjaga posisi di empat besar, fokus utama Simeone jelas tertuju ke panggung Eropa.

Leg pertama semifinal Liga Champions antara Atletico dan Arsenal pada 30 April lalu berakhir imbang 1-1.

Julian Alvarez mencetak gol penalti untuk Atletico, membalas eksekusi titik putih Viktor Gyokeres.

Dengan agregat masih seimbang, Simeone memilih pendekatan tidak biasa. Tidak satu pun pemain yang menjadi starter di leg pertama dimainkan sejak menit awal saat melawan Valencia.

Nama-nama seperti Jan Oblak, Marc Pubill, Matteo Ruggeri, Giuliano Simeone, Koke, Johnny Cardoso, Ademola Lookman, Antoine Griezmann, dan Alvarez semuanya memulai laga dari bangku cadangan.

Marcos Llorente dan David Hancko bahkan tidak masuk daftar skuad.

Meski menurunkan komposisi berbeda, Atletico tetap mengamankan kemenangan berkat gol Iker Luque dan Miguel Cubo. Hasil itu menjaga momentum menjelang duel di Eropa.

Laga Sarat Kontroversi

Pertemuan pertama Atletico dan Arsenal tidak berjalan mulus. Keputusan wasit menjadi sorotan setelah penalti Eberechi Eze dianulir pada fase akhir pertandingan di Stadion Civitas Metropolitano.

Insiden lain terjadi di luar permainan ketika Ben White terlibat cekcok dengan Diego dan Giuliano Simeone.

>>> Jadwal Bola Hari Ini 2 Juni 2026: Siaran Langsung Piala AFF U19 dan Uji Coba Internasional