Penyanyi populer Sabrina Carpenter baru saja mendapatkan perintah perlindungan dari pengadilan terhadap seorang pria yang diduga sebagai penguntit.

Langkah hukum ini diambil setelah pria tersebut kedapatan mencoba menyusup ke kediaman pribadi sang bintang.

>>> Bunga Zainal Sambangi Mabes Polri, Tagih Kejelasan Kasus Penipuan Rp15 Miliar

Insiden keamanan ini menarik perhatian luas setelah dokumen pengadilan mengungkap adanya ancaman nyata terhadap keselamatan Sabrina.

Pihak berwenang pun segera bertindak demi menjamin keamanan pelantun lagu hit tersebut di lingkungan rumahnya.

Detail Putusan Pengadilan

Berdasarkan laporan NBC News, Pengadilan Tinggi Wilayah Los Angeles telah mengeluarkan putusan resmi pada Senin (1/6).

Hakim melarang pria bernama William Applegate (31) untuk mendekati Sabrina Carpenter dalam radius tertentu.

Larangan ini juga berlaku untuk orang-orang terdekat Sabrina, termasuk saudara perempuannya, Sarah Carpenter, beserta pasangannya. Ketiganya diketahui menempati sebuah rumah di kawasan Hollywood Hills yang menjadi lokasi kejadian.

Berikut adalah poin-poin utama dari perintah perlindungan tersebut:

  • Tersangka dilarang berada dalam jarak kurang dari 92 meter atau 100 yard dari Sabrina dan keluarganya.
  • Perlindungan ini mencakup kediaman pribadi dan anggota keluarga yang tinggal satu atap.
  • Putusan ini merupakan respons cepat setelah permohonan diajukan pada Jumat (29/5).
  • Tersangka sempat ditangkap atas dugaan penyerangan sebelum kembali mengulangi perbuatannya.

Dokumen hukum mencatat bahwa perintah penahanan pelecehan sipil ini dianggap perlu karena tindakan pelaku sudah melampaui batas kewajaran.

Keberadaan pengawal keamanan di lokasi juga menjadi faktor penting dalam mencegah insiden yang lebih buruk.

>>> Sinopsis Rambo: Last Blood di Bioskop Trans TV 2 Juni 2026, Aksi Balas Dendam Brutal

Kronologi Percobaan Penyusupan

Dalam pernyataannya, Sabrina mengungkapkan bahwa pola penguntitan dan pemantauan yang dilakukan Applegate telah menimbulkan tekanan emosional yang hebat.