Rute Kereta Api Terpanjang di Dunia 2026: 18.600 Km Lintasi 13 Negara
Dunia transportasi mencatat rekor baru dengan hadirnya rute kereta api terpanjang yang pernah ada. Jalur darat ambisius ini menghubungkan dua benua dengan jarak tempuh fantastis.
Para pelancong kini bisa merasakan petualangan melintasi 13 negara dalam satu rangkaian perjalanan.
>>> Gol Berkelas Arkhan Kaka Bawa Timnas Indonesia Unggul 1-0 Atas Myanmar
Total jarak mencapai lebih dari 18.600 kilometer dan melibatkan kerja sama berbagai operator kereta api internasional.
Rute dari Portugal Menuju Singapura
Perjalanan dimulai dari Lagos, Portugal, di ujung barat Eropa. Kereta melaju ke timur menuju Lisbon, lalu memasuki wilayah Basque di Spanyol.
Setelah Spanyol, petualangan berlanjut menembus Prancis, Rusia, Tiongkok, Vietnam, hingga Thailand. Destinasi akhir adalah Singapura sebagai titik penutup rute terpanjang tersebut.
Dalam waktu sekitar 21 hari, penumpang akan singgah di berbagai kota ikonik dunia. Beberapa di antaranya meliputi Paris, Moskow, Beijing, dan Bangkok.
Salah satu segmen paling menantang adalah rute Paris-Moskow yang memakan waktu 40 jam. Terdapat 11 titik pemberhentian untuk memberi kesempatan penumpang beristirahat.
Negara utama yang dilintasi meliputi Portugal sebagai titik awal, Spanyol, Prancis, Rusia, Tiongkok, Vietnam, Thailand, dan Singapura sebagai tujuan akhir.
>>> Daftar Pemain dengan Caps Terbanyak di Piala Dunia, Messi Cetak Rekor Terbaru 2026
Keberagaman budaya dan iklim bisa dirasakan langsung sepanjang perjalanan.
Biaya dan Persiapan Perjalanan
Untuk menikmati perjalanan lintas benua ini, penumpang perlu merogoh kocek sekitar 1.006 poundsterling atau setara Rp24,1 juta.
Harga tersebut dinilai kompetitif dibandingkan tiket penerbangan internasional dari Portugal ke Singapura.
Perjalanan membutuhkan perencanaan matang. Penumpang harus menyiapkan fisik dan dokumen administrasi jauh-jauh hari, termasuk 7 visa berbeda.
Tantangan lain adalah adanya beberapa segmen yang mengharuskan penumpang berpindah moda transportasi. Di wilayah tertentu, bus digunakan untuk menghubungkan satu stasiun ke jaringan kereta berikutnya.
Fleksibilitas perjalanan memungkinkan turis untuk menginap semalam di kota-kota yang disinggahi. Hal ini memberi kesempatan bagi petualang mengeksplorasi destinasi lokal secara lebih mendalam.
>>> Ousmane Dembele Targetkan Three-peat PSG di Liga Champions 2026
Bagi pencinta slow travel, rute kereta api ini menjadi alternatif menarik selain transportasi udara. Pengalaman melintasi batas negara secara darat memberikan perspektif baru tentang luasnya dunia.
Update Terbaru
Viral WNI Diduga Kabur Saat Tur di Korsel, Kemlu RI Angkat Bicara
Jumat / 17-07-2026, 13:12 WIB
5 Toko Resmi Tempat Membeli Smartwatch Garmin Original di Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 13:08 WIB
Kekasih Sarwendah Klaim Tak Mau Balas Rumor Negatif dengan Marah
Jumat / 17-07-2026, 13:07 WIB
Google Search AI Mode Kini Dukung Aplikasi Pihak Ketiga
Jumat / 17-07-2026, 13:07 WIB
Lava Virat V1 5G dan Virat V1 Resmi Meluncur 24 Juli, Ini Spesifikasinya
Jumat / 17-07-2026, 13:07 WIB
Peneliti Kembangkan Metode Ubah Sampah Plastik Jadi Hidrogen Tanpa Pemilahan
Jumat / 17-07-2026, 13:07 WIB
5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Panthenol, Bikin Wajah Glowing dan Kenyal
Jumat / 17-07-2026, 13:07 WIB
5 Rekomendasi Jam Tangan Seiko untuk Pegawai Bergaji UMK, Semua di Harga Rp2 Jutaan
Jumat / 17-07-2026, 13:07 WIB
Steve Lacy Buka Suara soal Trauma, Ketenaran, dan Album Baru 'Oh Yeah?'
Jumat / 17-07-2026, 13:00 WIB
Program Tari Salsa Kurangi Depresi dan Kecemasan pada Dewasa Muda
Jumat / 17-07-2026, 12:59 WIB
Redmi Pad 2 Tablet Harga 2 Jutaan: Mampuh Main Game?
Jumat / 17-07-2026, 12:59 WIB
Berapa Banyak Kuota yang Digunakan Saat Main Game Online?
Jumat / 17-07-2026, 12:59 WIB
Bupati Deli Serdang Copot 2 Pejabat Akibat Pesan Viral, Ini Cara Terbarunya
Jumat / 17-07-2026, 12:38 WIB
China Terapkan 5 Inovasi Hijau dan Kereta Cepat yang Ubah Dunia pada 2026
Jumat / 17-07-2026, 12:38 WIB







