Keuntungan tersebut harus konsisten berada di atas bunga perbankan agar menjadi magnet utama bagi pemodal.

Pihak ICX menyoroti beberapa keunggulan mekanisme instrumen surat utang dalam skema urun dana.

Instrumen ini memberikan kepastian nilai kupon atau bunga yang akan diterima investor sejak awal kesepakatan.

Selain itu, ada kejelasan mengenai tenor atau jangka waktu investasi serta plafon pengembalian modal yang sangat terukur.

>>> John Herdman Sambut Mees Hilgers ke Timnas Indonesia: Ini Adalah Rumahnya

Parameter yang transparan ini memberikan rasa aman tambahan bagi investor di tengah fluktuasi ekonomi makro.

Gunawan menambahkan bahwa instrumen surat utang dalam urun dana memiliki daya tarik kuat terutama saat terjadi kenaikan suku bunga BI.

Kepastian-kepastian tersebut sangat dibutuhkan investor yang ingin mengamankan portofolio dengan target hasil pasti.

Realisasi Imbal Hasil dan Performa Bisnis

Sebagai bukti nyata, Gunawan mengungkapkan bahwa para investor di platform ICX telah menikmati imbal hasil yang melampaui produk perbankan.

Salah satu contohnya adalah PT Fitnessplus Usaha Bersama, emiten efek saham di ICX yang sukses membagikan dividen dengan yield mencapai 14,22 persen per tahun.

Berikut ringkasan performa dividen dari beberapa sektor bisnis yang melantai di platform ICX:

  • PT Bisnis Sama Sama (F&B): 15,14%
  • PT Fitnessplus Usaha Bersama (Kesehatan & Kebugaran): 14,22%
  • PT Santhai Indonesia Gancit (F&B): 13,35%

Data tersebut menunjukkan sektor makanan dan minuman serta gaya hidup masih menjadi penyumbang keuntungan yang stabil.

Performa positif ini diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan investor terhadap model bisnis urun dana ke depan.

Potensi Keuntungan dari Pasar Sekunder

Selain mendapatkan dividen secara rutin, investor juga memiliki peluang memperoleh keuntungan dari kenaikan harga aset atau capital gain melalui mekanisme pasar sekunder.

Pasar sekunder ini dijadwalkan buka secara berkala setiap tiga bulan sekali dengan durasi perdagangan selama sepuluh hari kerja.

Melalui pasar ini, investor dapat melakukan transaksi jual-beli efek secara fleksibel dan transparan.

Animo investor terhadap pasar sekunder cukup besar.

Gunawan mencatat bahwa pada tahun 2025 total nilai transaksi di pasar sekunder ICX berhasil menembus lebih dari Rp 1,5 miliar.

Secara keseluruhan, ICX mencatatkan total penghimpunan dana sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 233 miliar.

Angka tersebut menjadi dasar keyakinan bahwa industri Securities Crowdfunding (SCF) akan memasuki fase konsolidasi yang kuat pada tahun 2026.

>>> Hasil Kualifikasi F1 GP Inggris 2026: Verstappen Rebut Pole Position dari McLaren

Melihat tren positif ini, Gunawan menyimpulkan bahwa prospek bisnis urun dana akan tetap cerah di sepanjang tahun berjalan meskipun tantangan suku bunga menghantui.