Velg emas pada mobil Subaru berwarna biru telah menjadi ikon di dunia balap reli. Namun, siapa sangka tampilan legendaris itu bermula dari sebuah kesalahan pabrik.

David Richards, chairman Prodrive, mengungkapkan bahwa velg emas tersebut seharusnya berwarna abu-abu arang.

>>> Dodge Kembalikan Hellcat V8 ke Charger dengan Sayap Superbird

Kesalahan pengiriman dari pemasok Speedline membuat mobil WRC Subaru tampil beda di ajang Reli Monte Carlo 1997.

Richards menceritakan hal ini dalam podcast The Intercooler.

Ia menjelaskan bahwa desainer Peter Stevens sangat terkejut saat melihat velg yang tiba dalam warna emas, bukan abu-abu arang seperti yang dipesan.

Kemenangan yang Mengubah Sejarah

Meski awalnya panik, Subaru justru memenangkan Reli Monte Carlo 1997 bersama Piero Liatti. Richards kemudian berniat mengembalikan velg tersebut untuk dicat ulang.

Namun, presiden Subaru saat itu menolak. Ia mengatakan bahwa semua materi iklan sudah menggunakan warna emas, sehingga Subaru harus mempertahankannya mulai saat itu.

>>> China Stamping Bodi Baru untuk Mobil Klasik Seperti Mustang, Land Cruiser, dan 911

Keputusan itu membuat kombinasi biru dan emas terus digunakan. Subaru Impreza WRC97 akhirnya memenangkan delapan dari 14 reli pada musim 1997 dan merebut gelar juara konstruktor.

Sejarah Velg Emas Sebelumnya

Sebenarnya, velg emas bukan hal baru bagi Subaru. Model jalan raya Impreza WRX STI 1994 dan Legacy RS 1993 sudah menggunakan velg emas.

Warna itu terinspirasi dari sponsor utama tim reli saat itu, rokok State Express 555, yang memiliki tema kuning dan biru.

Namun, untuk mobil WRC 1997, Stevens ingin tampilan yang lebih modern dengan velg abu-abu.

Tanpa kesalahan pengiriman Speedline di Monte Carlo, ikon biru-emas Subaru mungkin akan hilang dari sejarah.

>>> Nissan Recall 51.000 Kicks Akibat Layar Instrumen Bermasalah

Kesalahan pabrik yang tak disengaja justru menjadi ciri khas paling dikenal dari merek tersebut.