Langkah ini tergolong revolusioner karena selama ini modul RAM pada umumnya hanya mengandalkan heatsink pasif tanpa bantuan kipas.

Dengan adanya sistem pendingin aktif ini, stabilitas suhu dapat terjaga dengan lebih konsisten meskipun komputer sedang bekerja pada titik maksimalnya.

Beberapa aktivitas berat yang sangat diuntungkan oleh sistem pendingin aktif ini antara lain:

  • Sesi gaming kompetitif yang berlangsung dalam durasi waktu lama tanpa henti.
  • Proses rendering objek 3D yang sangat kompleks dan membebani kinerja perangkat keras.
  • Komputasi tingkat tinggi untuk pengolahan algoritma AI yang membutuhkan stabilitas sistem.

Meskipun menggunakan tiga kipas sekaligus, operasionalnya diklaim tetap senyap karena penggunaan teknologi bantalan dual-ball bearing.

Teknologi ini tidak hanya menjaga ketenangan suara, tetapi juga memperpanjang usia pakai kipas tersebut agar lebih tahan lama.

Penerapan Teknologi ScaleCut Cooling Fin

Origin Code tidak hanya sekadar menempelkan kipas, tetapi juga mengintegrasikan teknologi paten yang mereka beri nama ScaleCut Cooling Fin.

Desain heatsink ini memiliki struktur sirip yang sangat tipis dengan lekukan khusus untuk memaksimalkan arah aliran udara.

Inovasi ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi pembuangan panas hingga mencapai angka hampir 40 persen.

Melalui desain sirip yang canggih ini, panas dari komponen inti RAM dapat dialirkan secara langsung ke area pembuangan dengan jauh lebih cepat.

Berikut adalah ringkasan fitur pendinginan yang disematkan pada unit VORTEX DDR5:

>>> BRI Hadirkan Kredit Multiguna Cepat 2026, Solusi Dana Cair Tanpa Ribet

  • Sistem Kipas: Triple-Fan 40 mm dengan aliran udara 22,5 CFM
  • Jenis Bantalan: Dual-ball bearing untuk daya tahan dan ketenangan suara
  • Desain Heatsink: ScaleCut Cooling Fin dengan struktur ultra-tipis
  • Efisiensi Suhu: Peningkatan pelepasan panas hingga hampir 40%