AS Perkuat Militer di Indo-Pasifik, China Jadi Sorotan Utama 2026
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menegaskan kembali komitmen Washington untuk mempertahankan kekuatan militer di Indo-Pasifik secara berkelanjutan.
Pernyataan ini muncul di tengah perhatian dunia terhadap modernisasi militer China dan perluasan aktivitas Beijing di kawasan tersebut.
>>> Tips Wisata Taman Nasional Kanada: Cara Terbaik Lihat Danau Glasial dan Starry Night 2026
Kekhawatiran atas Modernisasi Militer China
Dalam Shangri-La Dialogue di Singapura, Hegseth mengungkapkan banyak negara Indo-Pasifik kini lebih waspada melihat perkembangan pesat militer China.
Ia menyoroti kemampuan militer China yang meningkat signifikan sebagai salah satu tantangan utama keamanan regional.
Hegseth menyampaikan kekhawatiran tersebut sangat beralasan, mengingat sejarah peningkatan kekuatan militer China yang luar biasa.
Pemerintah AS mengklaim memiliki penilaian objektif mengenai lingkungan keamanan di wilayah tersebut.
Hubungan AS-China di Bawah Trump
Hegseth menilai hubungan AS-China saat ini lebih stabil dan positif dibandingkan beberapa tahun ke belakang.
Di bawah Presiden Donald Trump, komunikasi dengan China disebut lebih efektif daripada periode sebelumnya.
Pemerintahan Trump memiliki visi membangun hubungan bilateral berdasarkan perdamaian, keadilan perdagangan, dan saling menghormati.
Komitmen Strategis dan Kekuatan Militer
Meski mengedepankan kerja sama, Hegseth memastikan AS tidak akan melepaskan posisi strategisnya di Samudra Pasifik.
Keberadaan kekuatan militer yang nyata merupakan fondasi penting untuk diplomasi dan stabilitas regional jangka panjang.
Hegseth menegaskan agar China menghormati posisi tradisional AS yang didukung armada militer kuat.
Strategi pertahanan AS ke depan berfokus pada penguatan kapasitas tempur dan kolaborasi keamanan dengan mitra.
>>> Harga iCAR V23 Resmi Dirilis 2026, Varian Tertinggi Tampil Mengejutkan
AS akan memprioritaskan efektivitas militer, kedisiplinan strategis, dan kerja sama profesional, bukan sekadar retorika.
Update Terbaru
ABC dan NBC Tidak Siarkan Langsung Pidato Trump, Kekhawatiran Isi Kontroversial
Jumat / 17-07-2026, 05:52 WIB
Timothée Chalamet Temui Dallas Cowboys Cheerleaders di Semifinal Piala Dunia
Jumat / 17-07-2026, 05:52 WIB
Pengemudi DoorDash Ditabrak Mobil Buronan Polisi, Dapat Tip Besar
Jumat / 17-07-2026, 05:52 WIB
JPMorgan Chase Investasi USD24 Juta di Philadelphia Navy Yard
Jumat / 17-07-2026, 05:50 WIB
Pennsylvania Keluarkan Peringatan Code Purple Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 05:50 WIB
FDA Selidiki Pemasok Selada Taco Bell Terkait Wabah Cyclospora
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Tom Holland Bikin Geger dengan Candaan Soal Pernikahan dengan Zendaya
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Gleb Savchenko Tuding Mantan Istri Coba Jauhkan dari Anak
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Penyusup 'TODAY' Show Andrew Truelove Didakwa dengan Kejahatan Rasial
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Travis Kelce Kembali Latihan Sepak Bola Usai Nikahi Taylor Swift
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Messi Torehkan Rekor Alien di Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 05:47 WIB
Menkop Pastikan Agen di Desa Tetap Ada Meski Kopdes Salurkan Barang Subsidi
Jumat / 17-07-2026, 05:47 WIB
Kisah Asli Odysseus: Tokoh Utama Epos The Odyssey
Jumat / 17-07-2026, 05:47 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced: Tim Pengembang Sudah Punya Ide DLC
Jumat / 17-07-2026, 05:42 WIB







