Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Bandung dan sekitarnya pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi oleh kondisi berawan tebal dan hujan ringan.

Curah hujan ringan diproyeksikan masih akan membasahi sejumlah titik di Bandung Raya sejak malam hingga dini hari.

>>> Rupiah Melemah di 2026, Sektor Industri Tercekik dan Butuh Solusi Cepat

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk tetap membawa pelindung hujan guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dinamis.

Rincian Parameter Cuaca Bandung

Memasuki jam-jam pertama pada awal hari, temperatur udara di Kota Bandung akan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Suhu udara riil berpotensi turun, namun sensasi dingin yang dirasakan oleh tubuh atau feels like akan berada di angka yang lebih rendah.

Data menunjukkan suhu yang terasa seperti 23 derajat Celsius di kulit.

Kondisi ini dipengaruhi oleh pergerakan angin yang bertiup dari arah utara-barat laut (UBL) dengan kecepatan rendah, yakni hanya berkisar 3 kilometer per jam.

Tingkat kelembapan udara pada dini hari tercatat sangat tinggi, mencapai angka 93 persen.

>>> XPeng G6 Pro Resmi Dikirim ke Konsumen di Indonesia

Tingginya angka kelembapan ini sejalan dengan persentase tutupan awan yang hampir merata di seluruh langit Bandung.

Berdasarkan pantauan satelit cuaca, volume awan yang menutup langit Kota Bandung mencapai 95 persen pada awal hari.

Hal tersebut membuat pancaran sinar matahari terhalang sepenuhnya, sehingga indeks UV berada pada skala 0 dari maksimal 11.

Meskipun tertutup awan pekat, volume air yang diturunkan ke permukaan bumi tergolong rendah. Curah hujan pada periode awal hari tersebut diprediksi hanya menyentuh angka 0,26 milimeter.

Imbauan untuk Aktivitas Warga

Fluktuasi cuaca ini dinilai masih dalam batas normal untuk periode peralihan musim di wilayah dataran tinggi seperti Bandung.

Pihak berwenang tetap mengingatkan pengendara untuk waspada terhadap jalanan yang licin akibat sisa air hujan.

>>> Resmi: Luis Suarez Dicoret dari Timnas Uruguay, Era Bielsa Berlanjut Tanpa El Pistolero di Piala Dunia 2026

Dengan tingkat kelembapan yang tinggi serta minimnya sinar matahari di awal hari, potensi munculnya kabut tipis di wilayah perbukitan seperti Lembang dan Dago Atas perlu diantisipasi oleh para komuter.