Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi memulai persiapan teknis untuk menghadapi jadwal kompetisi internasional yang padat pada 2026.

Langkah ini diambil melalui Badan Tim Nasional (BTN) Esports.

>>> Profil Timnas Australia di Piala Dunia 2026: Ambisi Besar Cetak Sejarah Baru

Agenda besar yang menjadi fokus utama meliputi Asian Games 2026 dan Esports Nations Cup 2026. Kedua turnamen ini menjadi prioritas tinggi bagi otoritas esports nasional.

Penunjukan Xepher sebagai Pelatih Timnas MLBB Putra

PB ESI secara resmi menunjuk Kenny Deo atau Xepher sebagai pelatih Tim Nasional MLBB Putra. Keputusan ini diambil setelah proses seleksi dan evaluasi yang mendalam.

BTN Esports menjalankan serangkaian prosedur ketat, termasuk uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) secara tatap muka di kantor pusat PB ESI.

Standar tinggi diterapkan untuk menilai setiap aspek calon pelatih.

Kriteria penilaian mencakup rekam jejak karier, pemahaman strategi makro permainan, hingga kemampuan manajemen tim. Kesiapan menjalankan program Pelatnas berbasis sports science juga menjadi poin krusial.

Target dan Fokus Persiapan 2026

Fokus utama persiapan Timnas Esports Indonesia meliputi penyusunan kerangka tim teknis yang solid, implementasi program latihan berbasis sports science, penguatan ketahanan mental dan fisik atlet, serta target medali emas di Asian Games dan Nations Cup.

Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menegaskan bahwa kalender 2026 akan sangat menantang. Kondisi ini menuntut kesiapan terukur dari sisi fisik, strategi, dan mentalitas bertanding.

Richard menjelaskan bahwa persiapan BTN Esports sudah dimulai sejak awal 2026 dengan menentukan arsitek tim yang tepat.

Uji kelayakan ketat dilakukan untuk menjamin pelatih terpilih sanggup memimpin di bawah tekanan kompetisi global.