Penggerebekan pesta narkoba di sebuah tempat karaoke di Pekanbaru, Riau, menyita perhatian publik. Sebanyak 13 orang diamankan karena diduga terlibat penyalahgunaan narkotika.

Kasus ini semakin heboh setelah diketahui seorang selebgram berinisial SA ikut terjaring. Sosok dengan lebih dari 200 ribu pengikut Instagram itu ditangkap bersama rekan-rekannya.

>>> Ambisi Martin Experience Jelang Haiti vs Brasil di Piala Dunia 2026: Siap Beri Kejutan!

Selain SA, anak seorang bupati di Riau berinisial AF juga menjadi sorotan. AF diperiksa intensif pasca-razia tersebut.

Hasil Asesmen Selebgram SA

Tim medis menemukan kandungan zat etomidate di tubuh SA. Selain itu, SA memiliki riwayat konsumsi alkohol selama empat tahun terakhir.

Kepala BNNK Pekanbaru, Wawan, mengatakan SA mengonsumsi minuman keras sebelum penggerebekan. Miras itu dibeli di sebuah tempat di Pekanbaru dan dinikmati bersama teman-temannya.

SA dikategorikan sebagai pengguna narkotika ringan. Ia wajib menjalani rehabilitasi rawat jalan sebanyak enam kali pertemuan.

>>> PSG Juara Liga Champions 2026, Bungkam Arsenal dan Sejajar Real Madrid-Ajax

Tidak ada bukti keterlibatan SA dalam jaringan peredaran narkoba. Keputusan rehabilitasi diambil karena statusnya bukan sebagai pengedar.

Penjelasan soal Anak Bupati

AF tidak ditahan meski hasil tesnya menunjukkan reaksi tertentu. Hal ini sempat memicu reaksi negatif dari warga.

Pihak berwenang menegaskan AF tidak sengaja mengonsumsi ganja. Hasil positif pada tes urine disebabkan paparan asap ganja dari rekan-rekannya di toilet karaoke.

AF hanya berada di lokasi saat penggunaan narkotika terjadi. Ia bukan pengguna aktif atau pengedar, sehingga tidak dilakukan penahanan.

>>> Pengakuan Mengejutkan Luis Enrique: Arsenal Bikin PSG Kelimpungan di Liga Champions 2026

Kasus ini menjadi peringatan tentang risiko berada di lingkungan terpapar narkotika. Seseorang bisa mendapatkan hasil tes positif meski tidak mengonsumsi secara langsung.