Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memberikan pengakuan jujur atas ketangguhan Arsenal dalam laga final Liga Champions 2026.

Meski PSG berhasil keluar sebagai pemenang, dominasi Arsenal di awal pertandingan sempat membuat anak asuh Enrique kewalahan.

Pertandingan puncak ini berjalan sangat alot. Skor imbang bertahan hingga babak tambahan waktu 120 menit berakhir.

Drama adu penalti akhirnya menjadi penentu kemenangan Les Parisiens. PSG berhasil mempertahankan gelar bergengsi tersebut.

Apresiasi Enrique untuk Pertahanan Solid Arsenal

Luis Enrique tidak segan memuji kualitas permainan skuad asal London Utara tersebut. Menurutnya, Arsenal tampil sangat disiplin.

Arsenal mampu memanfaatkan momentum awal dengan sangat baik. Mereka mencetak gol cepat pada menit keenam.

Kondisi ini memaksa PSG bekerja ekstra keras. Mereka harus membongkar pertahanan lawan yang begitu rapat.

Enrique menyebut bahwa Arsenal sangat memahami cara bertahan yang efektif setelah unggul lebih dulu.

Beberapa poin utama yang disoroti Luis Enrique pasca pertandingan final:

  • Arsenal memiliki keunggulan fisik yang sangat kuat dan sulit ditembus barisan penyerang PSG.
  • Strategi bertahan tim lawan dinilai sangat tangguh, terutama saat menghadapi skema serangan balik cepat.
  • PSG tetap menunjukkan konsistensi permainan meski berada dalam tekanan tinggi sepanjang laga.
  • Kemenangan ini dianggap layak diraih PSG berkat performa stabil yang mereka tunjukkan selama satu musim penuh.

Pernyataan tersebut menegaskan betapa sulitnya perjuangan PSG untuk menaklukkan tim asuhan Mikel Arteta di partai puncak musim ini.

Ambisi PSG Mempertahankan Dominasi di Eropa

Pelatih yang kini mengoleksi tiga trofi Liga Champions itu merasa sangat bangga dengan kegigihan para pemainnya.

Ia menilai kedua tim sebenarnya tampil luar biasa, namun PSG memiliki mentalitas juara yang lebih kuat.