Ia juga mendukung Brasil yang dilatih Carlo Ancelotti sebagai favorit Piala Dunia 2026.

“Brasil memiliki talenta yang cukup untuk menang, dengan pertahanan terkuat berpasangan Gabriel dan Marquinhos,” jelas Ambrosini.

Kendala Finansial dan Keuntungan Masing-Masing Kandidat

Laporan internal FIGC menunjukkan Antonio Conte menjadi sosok paling disukai berkat pencapaiannya pada Piala Eropa 2016.

Namun, gajinya yang mencapai 8 juta euro per musim menjadi kendala finansial terbesar.

Menurut Fantacalcio, FIGC kemungkinan perlu mencari dukungan sponsor eksternal untuk membiayai kedatangan pelatih asal Lecce tersebut.

Sebaliknya, Roberto Mancini yang baru menjuarai Liga Qatar bersama Al Sadd dinilai sebagai opsi lebih murah karena bersedia menerima bayaran sekitar 2 juta euro per tahun.

Berdasarkan informasi dari Eurosport, kedekatan Mancini dengan calon kuat presiden federasi, Giovanni Malagò, menjadi keuntungan tersendiri.

Meskipun demikian, bayang-bayang pengunduran dirinya yang mendadak lewat email pada Agustus 2023 masih memicu perdebatan publik.

>>> Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tidak Ganggu Aktivitas Klub

Keputusan final mengenai penunjukan juru taktik baru Gli Azzurri baru akan diselesaikan setelah struktur kepengurusan presiden FIGC yang baru resmi terbentuk pada akhir Juni.