Dua klub Premier League, Chelsea dan Liverpool, dilaporkan tengah mengincar bek tengah Crystal Palace, Maxence Lacroix.

Pemain asal Prancis berusia 26 tahun itu dipastikan akan hengkang pada bursa transfer musim panas 2026 setelah menolak negosiasi perpanjangan kontrak.

>>> Penarol vs Santa Fe: Laga Pamungkas Grup E Copa Libertadores

Kabar tersebut pertama kali diungkapkan oleh jurnalis RMC Sport, Fabrice Hawkins, melalui akun X resminya.

Hawkins menyebut bahwa Lacroix akan memainkan laga terakhirnya di Selhurst Park dan transfernya sudah direncanakan.

Penampilan impresif Lacroix sepanjang musim ini menarik perhatian sejumlah klub besar. Ia mencatatkan tingkat kesuksesan 61 persen dalam duel udara dan perebutan bola di lini pertahanan.

Menurut laporan Sports Boom via OneFootball, Chelsea telah menyiapkan proposal agresif berupa paket uang tunai 40 juta euro ditambah bek Tosin Adarabioyo untuk mengamankan tanda tangan sang pemain.

Crystal Palace berada dalam posisi negosiasi yang kuat karena kontrak Lacroix masih tersisa hingga 2029 tanpa klausul pelepasan.

Klub sempat berencana memperpanjang kontraknya hingga 2030 atau 2031 dengan kenaikan gaji.

Fokus pada Final UEFA Conference League

Di tengah rumor transfer, Lacroix saat ini fokus mempersiapkan diri menjelang laga final UEFA Conference League melawan Rayo Vallecano.

Pertandingan tersebut akan digelar di bawah arahan manajer Oliver Glasner.

“Kami harus fokus pada detail karena ini akan menjadi pertandingan besar,” ujar Lacroix kepada roundtable. io.

Ia menilai menghadapi tim tangguh seperti Rayo Vallecano menuntut profesionalisme tinggi dan kesiapan mental penuh.

>>> Independiente del Valle Kalahkan Rosario Central 1-0, Rebut Puncak Grup H

“Ini hanya satu pertandingan, jadi kami harus siap dan fokus,” kata Lacroix. Menurutnya, peluang meraih kemenangan tetap terbuka lebar asalkan seluruh elemen tim menjaga konsentrasi secara konsisten.