"Tentu saja itu sulit, tapi saya sudah mengambil keputusan saat meninggalkan rumah.

Saya ingin bermain sepak bola, dan saya percaya bisa membangun masa depan yang lebih baik untuk diri sendiri dan keluarga," katanya.

Bakat sepak bola Supachai mulai terasah dari bermain bersama rekan sekolah sebelum mendapat arahan dari pelatih untuk pindah ke Bangkok.

"Ini benar-benar dimulai dari sekadar menikmati sepak bola dengan teman-teman di sekolah," ujarnya.

Ia menyadari bakatnya tidak akan berkembang maksimal jika tetap bertahan di Pattani.

"Begitu saya sadar memiliki kemampuan, saya merasa tidak bisa tinggal di Pattani jika ingin berkembang lebih jauh — saya harus pindah ke Bangkok," tuturnya.

Dorongan dari pelatih memberikan kepercayaan diri tambahan. "Pelatih saya mendorong saya melakukan itu dan memberi kesempatan untuk terus mengejar mimpi di sana.

Itu memberi saya kepercayaan diri dan mendorong saya bekerja lebih keras," katanya.

Karakter kuat yang terbentuk sejak kecil menjadi modal utamanya untuk bertahan di level tertinggi. "Saya percaya saya menunjukkan karakter sejak meninggalkan rumah.

Saya telah berjuang melalui tantangan di setiap tahap kehidupan, dan saya pikir saya cukup kuat secara mental untuk mempertahankan standar tinggi dan tetap di level atas," ujarnya.

Kerja keras tersebut mengantarkannya menjadi andalan lini depan tim nasional Thailand dengan torehan delapan gol dari puluhan penampilan.

"Sebelum saya dipilih untuk timnas, saya selalu mengikuti dan mendukung tim sambil bermimpi suatu hari menjadi bagian darinya," tuturnya.

Supachai menegaskan komitmennya untuk selalu tampil maksimal. "Ini kehormatan besar bagi saya, dan setiap kali mendapat kesempatan, saya selalu berusaha memberikan 100 persen," katanya.

Fokus penyerang Buriram selanjutnya adalah membawa Thailand mendominasi turnamen ASEAN Hyundai Cup pada Juli dan Agustus mendatang. Mereka satu grup dengan Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.

>>> Ronald Koeman Coret Frimpong dan De Vrij dari Skuad Piala Dunia 2026

"Vietnam terus mengingatkan kami bahwa mereka mulai mengejar kami, jadi kami harus menunjukkan yang terbaik di setiap kompetisi," ujar Supachai.