Tim nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia berhasil membawa pulang tujuh medali dari Kejuaraan Asia 2026 yang digelar di Tashkent, Uzbekistan.

Delegasi Merah Putih yang terdiri dari 13 atlet tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, pada Selasa (26/5/2026).

>>> Luka Modric Berpeluang Kembali ke Real Madrid dalam Peran Manajemen

Total raihan tersebut terdiri dari satu medali emas, satu perak, dan lima perunggu.

Hasil ini sekaligus memastikan sejumlah petarung Indonesia lolos menuju kualifikasi Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, serta Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2026 di Riyadh, Arab Saudi.

Pencapaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ketujuh klasemen bersama Arab Saudi dari total 23 negara peserta. Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang berada di posisi delapan besar.

Novia Pesik Sumbang Emas

Satu-satunya medali emas bagi Indonesia dipersembahkan oleh atlet senior Novia Pesik pada nomor Modern MMA 49 kg putri.

Novia sukses membalas kekalahan sebelumnya dengan mengalahkan rival yang pernah menumbangkannya di partai puncak.

Persiapan matang selama dua bulan untuk mempelajari gaya pertarungan lawan menjadi kunci kemenangannya. "Puji Tuhan, saya sangat bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di negeri orang.

Perjuangan saya melewati latihan yang diberikan berbuah manis," ujar Novia Pesik.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya mempelajari gaya bertarung sang rival dari pengalaman masa lalu. "Puji Tuhan saya bisa membalasnya kali ini.

Saya belajar banyak dari pertarungan sebelumnya. Persiapan kami selama dua bulan berjalan dengan baik," tambahnya.

Medali Perunggu dari Kategori Senior dan Junior

Kategori senior menyumbang empat medali perunggu melalui Vallensia Fahira Hotmauli (Modern MMA 54 kg putri), Dwi Ani Retno Wulan (Traditional MMA 54 kg putri), Panca Julian Saputra (Traditional MMA 60 kg putra), serta Ananda Wahyu Setyo Prabowo (Traditional MMA 77 kg putra).