PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI (BRIS) meraih penghargaan The Best Investortrust Companies 2026.

Penghargaan ini diberikan atas kinerja solid sepanjang 2025, prospek bisnis berkelanjutan, serta daya tahan usaha di tengah tantangan ekonomi global.

>>> Surya Insomnia Ungkap Kunci Sukses Bertahan di Industri Hiburan

Chief Executive Officer (CEO) Investortrust, Primus Dorimulu mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap emiten yang mampu menjaga pertumbuhan bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

"The Best Investortrust Companies 2026 merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan Investortrust terhadap emiten-emiten yang mampu menunjukkan performa kinerja keuangan yang solid di tengah berlanjutnya tantangan ekonomi dan bisnis tahun 2025," ujar Primus dalam acara penganugerahan di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Ketua Tim Juri The Best Investortrust Companies 2026 yang juga Guru Besar IPMI Business School, Prof Roy Sembel menjelaskan, para pemenang telah melalui berbagai tahapan seleksi.

Seleksi didasarkan pada pengukuran laporan keuangan tahun 2025 tepat waktu, emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum 2025, dan memiliki ekuitas tidak kurang dari Rp 250 miliar.

Selain itu, saham emiten harus aktif ditransaksikan di bursa, memiliki ekuitas positif dua tahun, serta kapitalisasi pasar sedikitnya Rp 100 miliar.

"Kami berharap hasil penilaian ini dapat menjadi referensi yang kredibel bagi investor ritel maupun institusi dalam membeli saham berkualitas," papar Roy.

>>> Kuroo Tetsuro Pilih Karier di Belakang Layar Asosiasi Voli Jepang

Kepala Departemen Penilaian Emiten, Perusahaan Publik, dan Perizinan Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, I Made Bagus Tirthayatra yang hadir dalam acara tersebut menyatakan, penghargaan ini merupakan wujud nyata dukungan media dalam mendorong peningkatan kualitas korporasi di Indonesia.

"Semoga penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian Indonesia," tegas Bagus.

Pada 2025, BSI mencatatkan laba bersih Rp 7,57 triliun atau tumbuh 8,02% secara tahunan.

Capaian tersebut ditopang kenaikan pembiayaan sebesar 14,49% menjadi Rp 318,4 triliun.

Total dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 16,20% dari Rp 327,45 triliun di 2024 menjadi Rp 380,49 triliun pada 2025.

Kinerja BSI berlanjut hingga kuartal I-2026. Laba bersih naik 17,10% menjadi Rp 2,20 triliun.

>>> Gubernur Bali Dorong Industri MICE Berbasis Budaya dan Lingkungan

Pertumbuhan pembiayaan tercatat 14,39% menjadi Rp 328,54 triliun, sedangkan DPK naik 17,99% menjadi Rp 376,80 triliun.