Kota Atlanta mematangkan persiapan keamanan menjelang pertandingan pertama Piala Dunia FIFA 2026 pada 15 Juni 2026. Sekitar 330.000 wisatawan diperkirakan akan datang ke wilayah tersebut.

Kepolisian Atlanta (APD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Atlanta menggelar pertemuan warga. Mereka memaparkan rencana operasional demi keselamatan penduduk dan pengunjung.

>>> Timnas MMA Indonesia Segel Tiket Kualifikasi Asian Games 2026

Sebanyak 750 personel akan dikerahkan pada hari pertandingan di Mercedes-Benz Stadium. Dukungan tambahan juga datang dari instansi luar kota.

Kepala Polisi Atlanta, Darin Schierbaum, mengatakan sebagian petugas akan bekerja dalam sistem sif 12 jam, 10 jam, dan 8 jam.

Petugas operator ambulans 911 dialihkan ke sif 12 jam untuk melipatgandakan personel penanganan panggilan darurat.

Pemerintah kota mengalokasikan anggaran lembur sebesar 24 juta dolar AS untuk kepolisian. Untuk pemadam kebakaran, anggaran mencapai 18 juta dolar AS, yang nantinya akan diganti oleh pemerintah federal.

Dari 1.840 anggota kepolisian, mayoritas akan tetap bertugas di lingkungan permukiman. Hal ini disampaikan Schierbaum dalam pertemuan tersebut.

Untuk mengatasi kendala bahasa, kepolisian menempatkan petugas multibahasa yang menguasai sekitar 25 bahasa. Layanan hotline iSpeak juga tersedia selama 24 jam.

Schierbaum menegaskan bahwa kepolisian tidak memiliki peran dalam penegakan imigrasi. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kewaspadaan lingkungan selama perhelatan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Atlanta, Roderick Smith, memastikan kesiapan penuh seluruh personel medis dan penyelamat.

>>> TVRI Gandeng Telkomsel Siarkan Piala Dunia 2026 Lewat Maxstream TV

Sebanyak 250 hingga 300 petugas pemadam kebakaran siap merespons di tingkat paramedis.

Wakil Kepala Polisi Atlanta, Charles Hampton Jr., menambahkan bahwa hotline iSpeak dapat diakses kapan saja. Layanan ini membantu komunikasi dengan polisi, pemadam kebakaran, dan dinas lainnya.