Tim rugby New South Wales Blues mencatat kebangkitan terbesar dalam sejarah State of Origin.

Mereka menumbangkan Queensland Maroons dengan skor 22-20 dalam pertandingan pembuka seri di Accor Stadium, Sydney, pada Rabu malam, 27 Mei 2026.

>>> Roma Bidik Scamacca Usai Atalanta Lepas Ederson ke MU

Kemenangan dramatis ini dipastikan melalui aksi krusial James Tedesco pada menit ke-78. Ia menyambut tendangan Nathan Cleary di bawah guyuran hujan deras, sekaligus menutup laga dengan skor 22-20.

Sebelumnya, Queensland Maroons sempat mendominasi babak pertama.

Di bawah kendali pelatih Laurie Daley, mereka unggul jauh 20-0 dalam 16 menit pertama melalui performa apik debutan Sam Walker yang mencetak dua assist.

Namun, situasi berbalik total memasuki babak kedua.

Kapten sekaligus fullback Queensland Maroons, Kalyn Ponga, diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-57 karena pelanggaran keras shoulder charge yang mengenai kepala winger debutan New South Wales Blues, Tolutau Koula.

Akibat benturan tersebut, Tolutau Koula terpaksa keluar lapangan dan dinyatakan gagal dalam head injury assessment (HIA). Queensland Maroons harus bermain dengan 12 orang di sisa waktu pertandingan.

>>> Como 1907 Cetak Sejarah Lolos ke Liga Champions

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan New South Wales Blues untuk mencetak 22 poin tanpa balas.

Aksi tekel krusial debutan Ethan Strange terhadap Cameron Munster menjadi awal sebelum ia mencetak angka kedua bagi timnya.

Satu upaya gol Ethan Strange sempat dianulir akibat obstruksi Haumole Olakau'atu terhadap Harry Grant.

Namun, tekanan terus berlanjut hingga tendangan jarak jauh 40/20 Nathan Cleary sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 20-16 sebelum Cleary sendiri mencetak angka.

Pertandingan pembuka seri Ampol State of Origin 2026 ini juga diwarnai statistik babak pertama.

>>> Ronald Koeman Coret Jeremie Frimpong dari Skuad Piala Dunia 2026

Queensland Maroons menguasai 55 persen penguasaan bola dengan tingkat penyelesaian 85 persen, berbanding 76 persen milik New South Wales Blues, sebelum momentum berbalik pada paruh kedua.