Vaseline meluncurkan inovasi perawatan kulit tubuh terbaru bernama Vaseline Pro Derma. Produk ini dikembangkan bersama 300 pakar kulit dari berbagai belahan dunia.

Rangkaian ini dirancang untuk membantu perempuan profesional mengatasi kerusakan fungsi benteng pertahanan kulit atau skin barrier.

>>> KKH Singapura: 4 dari 10 Wanita Usia Menopause Alami Vaginal Atrophy

Pengembangan produk mengintegrasikan teknologi Pro-Ceramide Complex. Teknologi ini memulihkan dan meningkatkan fungsi proteksi alami kulit melalui mekanisme pembaruan mandiri sel.

Vaseline juga menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta dan Immuno Derma Clinic.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas edukasi kesehatan berbasis ilmiah menggunakan perangkat Dermoscope dan Temp Test®.

Langkah ini diambil karena area badan mencakup sekitar 90 persen dari total permukaan kulit manusia.

Area ini rentan terpapar polusi udara, radiasi ultraviolet, ruangan ber-AC, dan fluktuasi suhu ekstrem.

Senior Brand Manager Vaseline, Melisa Caroline, mengatakan perempuan pekerja kini semakin aktif mengendalikan kesehatan kulit mereka. Hal ini terjadi di tengah paparan faktor lingkungan yang dinamis.

“Dengan pengalaman lebih dari 150 tahun, Vaseline terus menghadirkan inovasi berbasis sains dan teknologi,” jelas Melisa Caroline.

Inovasi ini menyediakan empat varian produk. Pertama, Moisturizing Cream varian bebas wewangian dan Cedar Fragrance untuk meredakan kemerahan.

Kedua, Brightening Lotion bagi kulit kusam. Ketiga, Smoothing Lotion untuk memperbaiki tekstur kasar.

>>> Bumi Resources Gelar RUPST Juni 2026, Laba Bersih Naik 20,1%

Melisa menyebut inovasi ini sebagai teknologi paling advanced yang pernah dimiliki Vaseline. Produk ini memadukan keunggulan klinis dan ilmiah untuk memberikan hasil nyata pada kulit tubuh.

Penurunan fungsi proteksi kulit sering dipicu oleh pengabaian gejala awal. Akibatnya, masalah berkembang menjadi gangguan klinis yang lebih kompleks dan berulang.