Lionel Messi yang kini berusia 39 tahun tetap menjadi motor serangan. Sang kapten baru saja mengantarkan Inter Miami meraih MLS Cup perdana.

>>> WOM Finance Catat Pembiayaan Emas MASKu Tembus Rp6 Miliar

Pelatih Lionel Scaloni diuntungkan oleh kontinuitas skuad utama yang solid sejak juara di Qatar. Julian Alvarez dan Enzo Fernandez akan kembali menjadi pilar penting.

Faktor kebugaran Messi di turnamen keenamnya mendapat perhatian besar. Motivasi dan intensitas emosional skuad Argentina menjadi kunci perjuangan mereka.

Di kubu lain, Inggris yang dilatih Thomas Tuchel dibebani ekspektasi tinggi. Skuad Tiga Singa ditargetkan mengakhiri puasa gelar internasional selama enam dekade.

Tuchel didukung ketajaman Harry Kane yang memecahkan rekor 61 gol dalam semusim bersama Bayern Munich. Lini depan Inggris diprediksi tampil lebih agresif.

Kehadiran Jude Bellingham dan Bukayo Saka memberikan dimensi baru dalam skema penyerangan. Keduanya diharapkan membuat lini serang lebih kreatif.

Portugal dan Format Baru

Portugal berangkat ke Amerika Utara dengan komposisi skuad yang diklaim sebagai salah satu generasi terbaik. Cristiano Ronaldo bersiap tampil di Piala Dunia keenamnya.

Pelatih Roberto Martinez memiliki banyak pilihan taktik berkat kreativitas Bruno Fernandes. Sektor pertahanan dikawal bek tangguh Ruben Dias.

Tantangan utama Portugal adalah memadukan kepemimpinan senior dengan energi pemain muda seperti Joao Neves dan Rafael Leao. Stabilitas lini belakang saat menghadapi tim besar akan menjadi ujian.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi perdana dengan format 48 tim. Turnamen ini juga diselenggarakan di tiga negara sekaligus.

Laga pembuka dijadwalkan di Mexico City pada 11 Juni 2026. Partai final akan digelar pada 19 Juli 2026 di Amerika Serikat.

>>> Harga Emas Pegadaian Turun per Rabu 27 Mei 2026, Antam Tembus Rp2,91 Juta per Gram

Perubahan format menuntut kesiapan fisik ekstra dari setiap tim. Setiap negara harus menempuh jumlah pertandingan lebih banyak untuk meraih trofi.