Pada mode berkendara normal, tenaga yang dihasilkan mencapai 47 kW atau setara sekitar 63 dk.

Honda turut menyediakan fitur BOOST Mode yang mampu meningkatkan output hingga 70 kW atau sekitar 93 dk untuk menghasilkan akselerasi lebih responsif.

Tersedia lima pilihan mode berkendara:

  1. ECON
  2. CITY
  3. NORMAL
  4. SPORT
  5. BOOST

Khusus mode CITY, pengemudi sudah dapat memanfaatkan fitur Single Pedal Control sehingga akselerasi dan deselerasi cukup diatur menggunakan pedal gas.

Ada Simulasi Transmisi Virtual

Salah satu fitur yang cukup menarik perhatian ialah hadirnya simulasi transmisi virtual 7-percepatan.

Pengemudi bisa mengoperasikan perpindahan gigi melalui paddle shift di belakang kemudi. Sistem tersebut dipadukan dengan Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin virtual layaknya mobil bermesin bensin.

Saat BOOST Mode diaktifkan, tampilan panel instrumen juga berubah warna dari biru menjadi ungu.

Jarak Tempuh dan Pengisian Daya

Dalam pengujian standar WLTC/WLTP, Honda Super-ONE diklaim mampu menempuh jarak hingga 274 kilometer dalam sekali pengisian baterai penuh.

Untuk pengisian daya cepat dari 10 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Sementara pengisian normal memerlukan waktu kurang lebih 4,5 jam.

Mobil listrik ini juga dibekali fitur Vehicle-to-Load atau V2L melalui Honda Power Supply Connector.

Fitur tersebut memungkinkan kendaraan menyuplai listrik hingga 1.500 watt untuk perangkat elektronik maupun kebutuhan darurat.

Harga Mulai Rp 380 Jutaan

Honda telah membuka penjualan Super-ONE di Jepang dengan harga mulai 3.390.200 yen atau setara sekitar Rp378 juta hingga Rp382 jutaan termasuk pajak konsumsi setempat.

Sampai sekarang belum ada informasi resmi terkait jadwal pemasaran Honda Super-ONE di Indonesia.

Namun kemunculannya mulai ramai dibicarakan karena menawarkan kombinasi ukuran kompak, fitur modern, serta karakter sporty yang jarang ditemui pada mobil listrik kecil.