Momen Iduladha identik dengan pembagian daging kurban. Namun, kebiasaan mencuci daging dengan air sebelum disimpan ternyata keliru karena justru mempercepat pembusukan.

Langkah Menyimpan Daging Kurban yang Tepat

Sebelum disimpan, rendam daging dalam larutan air garam selama beberapa menit. Garam bersifat antibakteri dan membantu mengawetkan secara alami.

>>> Kisah Kocak Upin dan Ipin Saat Idul Adha: Nekat Culik Hewan Kurban

Setelah direndam, tiriskan dan lap permukaan daging hingga kering menggunakan tisu dapur. Cara ini menjaga higienitas tanpa merusak serat daging.

Alternatif lain, lumuri daging dengan perasan jeruk nipis. Kandungan asamnya berfungsi sebagai antiseptik dan mengurangi aroma amis.

Diamkan sebentar, lalu lap sisa cairan agar daging tidak terlalu asam. Langkah ini membuat daging tetap segar saat disimpan.

>>> Komdigi Mitigasi Jaringan Internet di Siau Tagulandang Biaro dan Sangihe

Potong daging menjadi ukuran kecil sesuai porsi sekali masak. Ini memudahkan pencairan dan membantu suhu dingin meresap lebih merata.

Kemas daging dalam wadah tertutup dan kedap udara, seperti toples atau kantong plastik food grade. Hal ini mencegah kontaminasi aroma dari makanan lain di kulkas.

Simpan daging di freezer dengan suhu minimal -18 derajat Celsius. Suhu rendah mencegah pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas nutrisi.

>>> 5 Film Bioskop Terbaru Tayang 27 Mei 2026 Sambut Iduladha

Jangan menumpuk wadah terlalu rapat; beri celah agar sirkulasi udara dingin optimal.