Asta mengaku proses remake terasa lebih emosional dari perkiraan. "Ada momen waktu syuting di mana kita tiba-tiba diem sendiri karena kayak ketemu versi muda diri kita.

Semua memori itu balik lagi. Dan ternyata setelah 20 tahun, chemistry itu masih ada," ujarnya.

Cerita Unik Sepatu KW Demi Akurasi Sejarah

Terdapat kisah menarik mengenai properti syuting yang digunakan Nino. Pada video klip asli 2006, Nino terpaksa memakai sepatu Nike palsu atau KW karena keterbatasan anggaran produksi.

Ketika tim produksi mencoba mencari versi original sepatu jadul tersebut untuk syuting 2026, mereka mendapati barang itu sudah langka dan sulit ditemukan.

"Pas kita cari lagi, ternyata ada versi originalnya, cuma susah banget dicari karena emang udah langka," tutur Nino.

"Tapi lucunya, karena dulu gue pakainya yang KW, akhirnya demi akurasi sejarah… gue beli yang KW lagi," lanjutnya seraya tertawa.

Melalui peluncuran ulang ini, RAN menegaskan proyek tersebut bukan sekadar kembali ke masa lalu. Proyek seni ini menjadi penegasan bahwa perjalanan bermusik mereka akan terus berlanjut ke depan.

"Kami nggak melihat ini sebagai comeback. Karena buat kami, perjalanan itu nggak pernah berhenti.

Ini cuma kelanjutan dari langkah yang sudah dimulai sejak 'Pandangan Pertama'," ujar Nino.

"Dua puluh tahun bukan garis akhir.

>>> KPop Demon Hunters Borong Piala AMA 2026, Golden Jadi Song of the Year

Ini cuma pengingat kalau semuanya dimulai dari satu pandangan pertama, dan sejak saat itu kita nggak pernah berhenti jalan bareng," tutupnya.