Haier meluncurkan W3, sebuah eksoskeleton olahraga berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diklaim sebagai yang teringan di dunia. Perangkat ini hanya memiliki bobot 1,75 kilogram.

Eksoskeleton ini dirancang untuk memberikan dukungan biomekanis cerdas. Tujuannya mengurangi beban tubuh selama aktivitas fisik.

>>> Apple Uji Sistem Pendingin Vapor Chamber Aktif untuk MacBook Pro M6

Teknologi ini ditargetkan untuk berbagai kalangan. Mulai dari atlet, pekerja fisik, lansia, hingga penggemar kebugaran.

Material Ringan dan Kokoh

Haier W3 menggabungkan serat karbon dan paduan titanium. Serat karbon memberikan sifat ringan, kaku, dan tahan korosi.

Paduan titanium memiliki kekuatan setara baja tetapi 45 persen lebih ringan. Kombinasi ini menghasilkan rangka seberat laptop ultrabook yang mampu menahan tekanan dinamis.

Dimensi bodi yang ramping membuat W3 tidak mengganggu gerakan alami. Pengguna bisa memakainya di bawah pakaian olahraga atau sebagai pelengkap eksternal.

AI Gait Algorithm 3.0

Sistem penggerak W3 mengandalkan AI Gait Algorithm 3.0. Model pembelajaran mesin ini mendeteksi pola berjalan pengguna secara real-time.

Teknologi tersebut mengenali 12 skenario gerakan berbeda. Termasuk jalan santai, naik tangga, lari ringan, dan squat.

Tingkat bantuan daya disesuaikan secara dinamis.

Sensor inertial dan motor aktif di sendi pinggul serta lutut memberikan torsi hingga 16 newton-meter per kaki saat pengguna kelelahan.

>>> HP Omen Max 16 Resmi Meluncur, Laptop Gaming dengan RAM 64 GB dan Layar 240 Hz

Bantuan ini diklaim mampu mengurangi konsumsi energi tubuh hingga 37 persen.

12 Mode Gerakan

Perangkat ini menyediakan 12 mode gerakan yang telah dikalibrasi. Mode tersebut mencakup berjalan datar, naik atau turun tangga, berjalan di permukaan miring, dan jongkok.