The Blacklabel Inc. berhasil mengumpulkan dana ekspansi sebesar 120 miliar won atau sekitar Rp1,4 triliun dari sejumlah raksasa industri hiburan pada Selasa (26/5/2026).

Putaran pendanaan Seri B ini dipimpin oleh perusahaan game asal Korea Selatan, Krafton Inc., bersama Tencent Music Entertainment Group.

>>> Jadwal Salat Iduladha 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta, Ini Waktu Pelaksanaannya

Investasi tersebut membuat nilai valuasi label rekaman tersebut kini mencapai 1 triliun won, dengan partisipasi tambahan dari investor lama seperti Saehan Ventures.

Langkah penggalangan dana ini dilakukan di tengah tren agensi K-pop dan studio konten yang aktif mencari modal baru demi mendorong ekspansi global.

Upaya tersebut bertujuan untuk memanfaatkan lonjakan permintaan pasar terhadap konten hiburan terintegrasi, mulai dari musik hingga industri game.

The Blacklabel sendiri didirikan oleh produser Teddy Park yang dikenal lewat karya-karyanya bersama BLACKPINK dan BIGBANG.

Studio ini baru saja meraih kesuksesan besar melalui produksi soundtrack untuk K-pop Demon Hunters, sebuah tayangan Netflix yang memenangkan penghargaan Academy Awards dan Golden Globes.

>>> American Music Awards 2026: Taylor Swift Pulang Tanpa Piala, KATSEYE dan Sabrina Carpenter Borong Tiga

Pendanaan baru ini diharapkan mampu memperkuat posisi perusahaan di industri hiburan internasional secara jangka panjang.

"fondasi kuat bagi perusahaan untuk melompat maju sebagai perusahaan hiburan yang akan memimpin pasar global," kata Chief Executive Officer Jung Kyoung In.

Bagi Krafton, kesepakatan ini diproyeksikan bakal mempercepat kolaborasi pemanfaatan kekayaan intelektual artis milik studio dalam konten game mereka.

Pengembang game ini sebelumnya juga telah mengakuisisi saham di ADK Holdings Inc. Jepang dan Spoon Labs di Seoul.

Di sisi lain, langkah ini memperluas portofolio Tencent Holdings di industri K-pop setelah setahun lalu menginvestasikan 180 juta dolar AS di SM Entertainment.

>>> Niki Becker dan Celyna Grace Rilis Lagu Kemenangan Sumpah Mati

Raksasa teknologi asal China tersebut saat ini juga mengamankan kepemilikan 4,3 persen saham di YG Entertainment Inc. serta 6 persen saham di Kakao Corp.