Umat Islam sering bertanya tentang hukum mandi, khususnya keramas, sebelum Sholat Idul Adha. Apakah itu wajib atau sekadar anjuran?

Menurut para ulama, mandi sebelum Sholat Id merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Tujuannya untuk menjaga kesucian tubuh dan menyambut hari raya dalam keadaan bersih dan rapi.

>>> 7 Cara Meningkatkan IQ agar Lebih Cerdas Menurut Penelitian

Namun, keramas sebelum Sholat Idul Adha bukanlah kewajiban. Tidak ada aturan fikih yang mewajibkan mencuci rambut secara khusus sebelum berangkat salat Id.

Mandi sunnah Idul Adha dilakukan seperti mandi biasa, yaitu membersihkan seluruh tubuh. Keramas boleh menjadi bagian dari mandi tersebut, tetapi tidak menjadi syarat sah ibadah.

Anjuran membersihkan fisik ini bertujuan memelihara kebersihan dan kenyamanan bersama jamaah lain. Selain mandi, umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan memakai wewangian secukupnya.

Amalan Sunnah Lain Sebelum Sholat Idul Adha

Ada beberapa amalan sunnah lain yang bisa diamalkan sebelum Sholat Idul Adha. Salah satunya adalah mengumandangkan takbir sejak malam Idul Adha hingga menjelang salat.

>>> Mengenal Sejarah Hari Ibu Internasional dan Perbedaannya dengan Versi Nasional

Umat Islam juga dianjurkan datang lebih awal ke masjid atau lapangan agar bisa mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk.

Berbeda dengan Idul Fitri, pada Idul Adha umat Islam dianjurkan tidak makan terlebih dahulu sebelum salat. Ini menjadi kebiasaan sunnah yang dijaga sebelum Sholat Idul Adha.

Poin utamanya adalah menjaga kebersihan pakaian dan badan saat menghadiri salat berjamaah. Jika seseorang tidak sempat keramas tetapi tubuhnya tetap bersih dan suci, salatnya tetap sah.

>>> 4 Rekomendasi Bedak Padat dengan Vitamin C untuk Wajah Cerah

Masyarakat tidak perlu cemas jika tidak sempat mencuci rambut sebelum Sholat Idul Adha. Keramas bukan kewajiban, melainkan bagian dari anjuran menjaga kebersihan diri.