Badan Gizi Nasional (BGN) akan membuka akses publik untuk dasbor aplikasi 'Reviu Menu MBG' pada Juni 2026.

Langkah ini diambil agar masyarakat dapat mengawasi langsung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

>>> Jakarta Premium Outlets Gelar Shopping Week 2026, Diskon hingga 80%

Dasbor tersebut dapat dimanfaatkan untuk memantau performa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Indikator yang diawasi meliputi ketepatan waktu pengiriman hingga mutu makanan yang diterima masyarakat.

Sistem ini dirancang sebagai alat evaluasi langsung terhadap layanan MBG oleh penanggung jawab di sekolah, posyandu, dan pondok pesantren.

Pemantauan eksternal ini diumumkan dalam konferensi pers pada Selasa (26/5/2026).

"Saat ini dashboard masih dicek oleh internal, Insyaallah dua minggu ke depan masyarakat bisa melihat persentase keterlambatan (pengantaran makanan), persentase aroma baik atau busuk yang dilaporkan di aplikasi," kata Sony Sonjaya, Wakil Kepala BGN.

>>> Malam Takbir Idul Adha 2026 Jatuh Petang Ini, Ini Amalan yang Dianjurkan

Aplikasi tersebut memuat empat parameter utama penilaian SPPG. Parameter tersebut meliputi ketepatan waktu distribusi, aroma hidangan, rasa makanan, serta tingkat variasi menu harian.

"Jadi, guru bisa melaporkan misalnya menu hari telur rebus bumbu balado, besok telur bumbu rendang, lalu telur bumbu apalagi, itu kan menandakan menu dari SPPG tidak variatif.

Ini kemudian nanti jadi bahan evaluasi BGN," ujar Sonny.

Hasil reviu penanggung jawab lapangan akan menjadi indikator kinerja utama (KPI) bagi tiap SPPG.

>>> Shihlin Luncurkan Crunchy Chicken Skin, Camilan Praktis di 100 Outlet

Kepala SPPG diwajibkan memberikan edukasi dan arahan teknis kepada guru serta kepala posyandu tentang mekanisme penggunaan aplikasi.