Peneliti Indonesia Disorot usai Diduga Palsukan Identitas dan Riset di Forum Ilmiah Dunia
Jagat media sosial diramaikan dugaan pemalsuan identitas hingga manipulasi riset yang menyeret sejumlah peneliti asal Indonesia dalam konferensi internasional bidang kesehatan.
Perbincangan itu mencuat setelah akun Threads bernama @mandharabrasika mengunggah rangkaian tudingan terkait pelaksanaan ISPPD 2026 di Kopenhagen, Denmark.
ISPPD dikenal sebagai forum ilmiah yang mempertemukan peneliti dan pakar pneumonia dari berbagai negara. Tahun ini, konferensi tersebut digelar di ibu kota Denmark dan dihadiri peserta dari banyak institusi riset dunia.
Dalam unggahan yang beredar, salah satu peserta perempuan bernama Prihantini disebut memakai identitas berbeda saat tampil dalam sesi presentasi.
Akun tersebut menuding pelaku berganti nama dengan cara sederhana, termasuk mengganti jilbab dan nametag sebelum bertemu peserta lain di lokasi acara.
"Salah seorang pelaku melakukan pemalsuan identitas. Modusnya pelaku berganti-ganti nama saat presentasi, bermodal ganti jilbab dan nametag," tulis akun itu.
>>> Prabowo Jalani Shalat Idul Adha di Perancis saat Kunjungan Kerja
Tudingan tidak berhenti di sana. Sejumlah hasil penelitian yang dipresentasikan juga disebut bermasalah dan diduga tidak berasal dari riset nyata.
Menurut unggahan tersebut, data hingga visual penelitian dicurigai dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau fabrikasi.
"Bukan hanya identitas, risetnya pun palsu! Dibuat dengan AI dan/atau fabrikasi data. Risetnya dibuat terlihat sangat hebat. Padahal risetnya tidak pernah ada. Datanya palsu di generate AI, gambar dan tulisan nya juga," lanjut unggahan itu.
Lokasi penelitian yang dicantumkan dalam beberapa karya ilmiah turut menjadi sorotan. Beberapa di antaranya disebut berada di wilayah terpencil seperti Peruvian Andes, dataran tinggi Ethiopia, Guatemala, Lebanon, Jordan, Bangladesh, South Sudan, Philippines, Kenya, Nepal, Malawi, hingga India bagian utara.
Update Terbaru
BNI Siagakan Operasional Terbatas dan Layanan Digital Selama Libur Panjang
Selasa / 26-05-2026, 19:34 WIB
Balinale 2026 Hadirkan Enam Film Hongkong Berbagai Genre di Bali
Selasa / 26-05-2026, 19:34 WIB
Indonesia Catat 1,4 Juta Pasien Lupus dengan Tingkat Kematian Tinggi
Selasa / 26-05-2026, 19:34 WIB
Presiden Prabowo Titip Kerbau India Jumbo di Peternakan Irfan Hakim
Selasa / 26-05-2026, 19:34 WIB
MAGMA Entertainment Rilis Film Badut Gendong di Bioskop Indonesia
Selasa / 26-05-2026, 19:34 WIB
Pemerintah Luncurkan Program Vokasi Nasional Rp2,12 Triliun
Selasa / 26-05-2026, 19:33 WIB
Luis de la Fuente Umumkan 26 Pemain Spanyol untuk Piala Dunia 2026
Selasa / 26-05-2026, 19:33 WIB
Polda DIY Hentikan Sementara Kegiatan Keagamaan GMS Bantul
Selasa / 26-05-2026, 19:33 WIB
Fakta dan Mitos Daging Kurban: Penjelasan Medis yang Perlu Diketahui
Selasa / 26-05-2026, 19:33 WIB
7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Bebas Nyeri Tumit
Selasa / 26-05-2026, 19:33 WIB
Asus Luncurkan ROG Zephyrus G14, Laptop Gaming Tipis dengan AI
Selasa / 26-05-2026, 19:29 WIB
105 Ucapan Idul Adha 2026 Terlengkap untuk Media Sosial dan Keluarga
Selasa / 26-05-2026, 19:29 WIB
Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Perdana Luce dengan Desain Ikonis Apple
Selasa / 26-05-2026, 19:29 WIB
Umat Islam Sambut Hari Arafah 1447 H, Raih Keutamaan Doa dan Ampunan
Selasa / 26-05-2026, 19:29 WIB






