Kemudahan teknologi navigasi digital memicu fenomena baru: pengemudi terlalu mengandalkan arahan aplikasi tanpa memperhatikan kondisi nyata di lapangan.

Akibatnya, banyak kendaraan terjebak di gang sempit, jalan buntu, atau jalur yang tidak layak dilalui mobil.

>>> Damri Luncurkan Bus Royal Class Baru untuk Rute Lintas Tiga Negara

Sejumlah pengemudi terpaksa memundurkan kendaraan dalam jarak jauh atau meminta bantuan warga untuk keluar dari jalur sempit.

Tips Aman Menggunakan Aplikasi Navigasi

Pegiat safety driving, Marcell Kurniawan, menekankan pentingnya kesadaran situasi (situational awareness) bagi setiap pengemudi.

“Ketika menentukan tujuan, pastikan double check jenis kendaraan yang digunakan di aplikasi. Jangan sampai yang terpilih justru mode kendaraan roda dua,” ujar Marcell kepada Kompas.

com, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa pengemudi wajib memperhatikan detail warna rute pada layar. Jalur berwarna abu-abu umumnya menunjukkan akses jalan yang lebih sempit dibandingkan jalur utama.

“Cek juga rute yang disarankan. Pastikan jalur yang akan dilalui berwarna biru, bukan abu-abu, karena biasanya jalan abu-abu lebih sempit,” katanya.

Untuk mengantisipasi kendala rute, pengemudi disarankan memanfaatkan fitur street view sebelum memulai perjalanan, terutama menuju lokasi yang belum pernah didatangi.

>>> HRC Nilai Performa Motor MotoGP 850cc Belum Bisa Disimpulkan

Langkah pratinjau ini efektif membantu mendeteksi kondisi lingkungan sekitar serta ukuran jalan lebih awal.

Penurunan kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi dampak negatif dari terlalu memercayai aplikasi navigasi.

Marcell mengingatkan bahwa kendali dan keputusan akhir di jalan raya sepenuhnya berada di tangan manusia, bukan pada sistem aplikasi.

“Kalau saat mengemudi kita melihat jalan yang akan dilalui terasa kurang meyakinkan, lebih baik pilih jalur yang dirasa aman dan nyaman, lalu biarkan aplikasi melakukan rerouting,” ucapnya.

Logika, observasi, dan pertimbangan keselamatan harus tetap menjadi landasan utama pengemudi sebelum memutuskan melewati suatu jalur.

Kesadaran situasi menjadi kemampuan krusial yang tidak boleh hilang karena kondisi nyata di lapangan sering kali tidak selaras dengan visual layar ponsel.

>>> Xpeng Pertimbangkan Impor SUV GX ke Indonesia Jika Ada Setir Kanan

Pengemudi diimbau menjaga kesadaran situasi dan tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi guna menghindari rute sempit atau buntu.