Mantan penyerang Manchester United, Wayne Rooney, mengecam prosesi penghormatan Guard of Honour yang dilakukan di tengah pertandingan terakhir Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Aston Villa.

Laga di Stadion Etihad pada Senin, 25 Mei 2026, itu berakhir dengan kekalahan Manchester City 1-2 dari Aston Villa.

>>> Paderborn Bersiap Hadapi Wolfsburg pada Relegasi Bundesliga

Kritik Rooney muncul setelah Bernardo Silva dan John Stones mendapatkan barisan penghormatan dari kedua tim saat ditarik keluar pada babak kedua, meskipun pertandingan masih menyisakan waktu cukup panjang.

Prosesi Dinilai Ganggu Fokus Kompetisi

Pertandingan penutup musim 2025/2026 ini diwarnai perpisahan emosional manajer Pep Guardiola. Aston Villa unggul lewat dua gol Ollie Watkins setelah City semula unggul melalui Antoine Semenyo.

Prosesi seremoni saat laga berjalan dinilai mengganggu fokus kompetisi. Aston Villa dan Liverpool masih bersaing ketat memperebutkan posisi klasemen yang berdampak pada tiket kualifikasi Liga Champions.

Rooney menyatakan kekecewaannya dalam siaran BBC Match of the Day. Menurutnya, seremoni perpisahan seharusnya dilakukan setelah peluit panjang berbunyi.

"Ini luar biasa," kata Rooney.

"Saya telah melihat beberapa hal musim ini, dan saya merasa sedih bahwa beberapa hal seperti ini terjadi dalam sepak bola.

>>> Elfsborg Jamu Hacken di Allsvenskan, Kemenangan Jadi Target Mutlak

Bernardo Silva dan John Stones telah tampil luar biasa untuk Manchester City dan mereka layak mendapatkannya, tetapi lakukanlah setelah pertandingan.

Jika saya berada di tim Aston Villa, saya pasti akan marah besar."

Legenda Newcastle United, Alan Shearer, juga menyampaikan pandangan serupa. Ia bingung dengan keputusan skuad asuhan Unai Emery yang bersedia memfasilitasi seremoni tersebut.

"Saya terkejut Villa setuju melakukannya, terutama karena masih ada waktu yang cukup lama," kata Shearer.

"Maksud saya, dengan sisa waktu setengah jam, lebih dari setengah jam lagi, dan salah satu pergantian pemain sudah dilakukan, jadi ya, saya setuju dengan Wayne.

Saya tidak terlalu suka hal itu saat pertandingan sedang berlangsung."

>>> Daniel Pancu Sepakat Latih Rapid Bucuresti Gantikan Galca

Kemenangan di markas Manchester City membawa Aston Villa finis di peringkat keempat klasemen akhir Liga Utama Inggris, menggeser posisi Liverpool.