Rumah produksi HAS Pictures memberikan klarifikasi terkait polemik adegan intim dalam proyek film terbaru yang melibatkan aktris Ratu Sofya.

Pernyataan resmi disampaikan oleh pihak produser di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

>>> Infinix XBOOK B14 Tawarkan Spek Tinggi Harga Rp 6 Jutaan, Ini Catatan yang Perlu Diperhatikan

Pihak manajemen produksi merasa terkejut dengan pernyataan Ratu Sofya mengenai ketidaknyamanan selama proses syuting.

Seluruh tahapan produksi diklaim telah dibahas sejak awal serta mendapatkan pendampingan langsung dari ayah sang aktris selama persiapan lebih dari satu bulan.

Fasilitas Body Double Tersedia

HAS Pictures juga menegaskan bahwa fasilitas pemeran pengganti atau body double telah disiapkan sejak awal.

Co-Produser Putri menambahkan, keputusan melakukan adegan tanpa pemeran pengganti murni diambil oleh Ratu Sofya sendiri karena menganggap adegan tersebut tidak vulgar.

"Iya betul.

>>> Ayah Tiri di Surabaya Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak Kembar, Satu Korban Hamil

Ya jadi sebenarnya kita syok sih kita kaget gitu dengan statement-nya Ratu di podcast tersebut karena dia bilang gak nyaman apa segala macam," kata Reza Aditya, Produser HAS Pictures.

Penjelasan mengenai latar belakang pembuatan adegan juga dipaparkan. Reza Aditya menegaskan visualisasi tersebut murni untuk memenuhi kebutuhan alur cerita film, bukan untuk memicu sensasi publik.

Proyek ini turut diawasi oleh Irish Bella selaku eksekutif produser.

"Kita juga gak bikin film porno. Kita film yang normal biasa lah ada alur ceritanya," ujar Reza Aditya.

Dampak pernyataan sepihak tersebut diakui memberikan konsekuensi terhadap reputasi karya perdana HAS Pictures.

>>> HUAWEI Pura 80 Usung Kamera 50 MP XMAGE, Kendala Google Masih Jadi Sorotan

Pihak produser kembali menggarisbawahi bahwa tidak ada unsur pemaksaan oleh kru terhadap Ratu Sofya selama proses produksi.