Nintendo Targetkan Produksi Switch 2 Capai 20 Juta Unit Hingga Maret 2027
Nintendo meningkatkan target produksi konsol terbarunya, Switch 2, menjadi 20 juta unit hingga akhir tahun fiskal Maret 2027.
Angka ini sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan target resmi 16,5 juta unit yang sebelumnya diumumkan dalam laporan keuangan.
>>> OPPO Luncurkan Lima Ponsel Seri A Terbaru di Indonesia, Baterai Jumbo dan Layar 120Hz
Analis industri Serkan Toto menyebut langkah ini sebagai strategi klasik perusahaan asal Kyoto tersebut.
"Bagi mereka, tidak ada kerugian nyata dalam menetapkan angka yang rendah terlebih dahulu dan kemudian melampauinya di kemudian hari," ujar Toto.
Dengan menetapkan ekspektasi rendah di awal, Nintendo bisa memberikan kejutan positif bagi investor sekaligus memastikan rantai pasok siap menghadapi lonjakan permintaan.
Kenaikan Harga Mulai September 2026
Mulai 1 September 2026, harga Nintendo Switch 2 di Amerika Serikat naik 50 dolar AS menjadi 499,99 dolar AS (sekitar Rp8,8 juta).
>>> Xiaomi 17T Debut Global Akhir Mei, Segera Masuk Indonesia
"Mengingat perubahan kondisi pasar, dan setelah mempertimbangkan prospek bisnis global, Nintendo akan merevisi harga eceran yang disarankan pabrikan (MSRP) untuk sistem Nintendo Switch 2 dan sistem Nintendo Switch," demikian pernyataan resmi Nintendo dikutip dari GamesGG dan VGC.
Keputusan ini menempatkan konsol pada posisi harga yang lebih premium, menantang loyalitas penggemar di tengah persaingan ketat.
Meskipun harga naik, target produksi 20 juta unit menjadi sinyal positif bahwa ketersediaan barang akan lebih stabil.
Nintendo ingin menghindari drama kelangkaan unit yang menjadi mangsa para penimbun (scalpers) seperti pada masa awal Switch pertama.
>>> Apple Dominasi Pasar Smartphone Global Kuartal I 2026 Lewat iPhone 17
Untuk mendukung penjualan perangkat keras, jajaran game eksklusif terus diperkuat, salah satunya Yoshi and the Mysterious Book yang baru rilis dan mendapat pujian.
Update Terbaru
Merasa Sangat Mencintai? Kenali Dulu Bedanya Cinta dan Obsesi
Rabu / 08-07-2026, 05:28 WIB
Tito Soroti Ironi Produk Halal RI Didominasi China-Brasil
Rabu / 08-07-2026, 05:28 WIB
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Emosional Usai Comeback Dramatis ke Perempat Final
Rabu / 08-07-2026, 05:28 WIB
Swiss vs Kolombia Imbang 0-0, Laga Lanjut ke Extra Time
Rabu / 08-07-2026, 05:28 WIB
KPop Demon Hunters Gelar Sing-Along di Jakarta, Pertama di ASEAN
Rabu / 08-07-2026, 05:23 WIB
Tim Hukum Jokowi Siap Kirim Surat ke MA Usai Roy Suryo Menang Praperadilan
Rabu / 08-07-2026, 05:23 WIB
Pendaftaran TKA SMA/SMK/MA 2026 Dimajukan, Dibuka Mulai 27 Juli
Rabu / 08-07-2026, 05:23 WIB
Polemik JHT, Purbaya Jadwalkan Makan Siang dengan Said Iqbal
Rabu / 08-07-2026, 05:21 WIB
Usut Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun, Polri: Siapa Pun Terlibat Tak Akan Lolos
Rabu / 08-07-2026, 05:21 WIB
Ramalan Zodiak 8 Juli: Libra Lakukan Evaluasi, Scorpio Kerja Lebih Serius
Rabu / 08-07-2026, 05:21 WIB
Spyro: Reignited Trilogy Dibuat dengan Bantuan Emulator Open-Source
Rabu / 08-07-2026, 05:14 WIB
Proyek Phoenix Akhirnya Buka Suara Setelah 7 Tahun, Target Rilis 2031
Rabu / 08-07-2026, 05:14 WIB
Minecraft Update Terbaru: Fitur Duduk Resmi Setelah 17 Tahun Penantian
Rabu / 08-07-2026, 05:14 WIB
Xiaomi Umumkan Daftar HP yang Kebagian Update HyperOS 4 Agustus 2026
Rabu / 08-07-2026, 05:14 WIB







