Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di Jawa Timur akan cerah berawan hingga berpotensi hujan petir pada Sabtu (23/5/2026).

Kondisi ini terjadi akibat masa peralihan musim.

>>> BMKG: Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Bandung Raya dan Jawa Barat

Cuaca ekstrem berupa terik menyengat di siang hari dan hujan mendadak pada malam hari diprediksi melanda sejumlah daerah.

Kota Surabaya dan sekitarnya termasuk dalam wilayah yang terdampak.

Wilayah lain yang berpotensi hujan meliputi Bondowoso, Kota Batu, Kota Madiun, Kota Malang, Magetan, Nganjuk, Pasuruan, dan Probolinggo.

Penyebab Cuaca Ekstrem

Prakirawan BMKG Juanda, Ratih, menjelaskan bahwa fenomena perubahan cuaca ekstrem antara pagi dan malam hari dipicu oleh masuknya masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau.

"Jadi pagi hingga siang akan panas, nanti pada saat sore ke malam hari berangsur-angsur terdapat potensi hujan," ungkap Ratih saat dihubungi Kompas.

com, Rabu (20/5/2026).

Ratih memproyeksikan periode transisi cuaca ini akan terus berlangsung hingga penghujung bulan ini.

"Untuk awal musim kemarau sendiri di sebagian besar wilayah Jawa Timur diperkirakan akan mulai berlangsung akhir bulan Mei sampai awal bulan Juni," ujarnya.

Menurut catatan BMKG Juanda, terdapat lonjakan suhu udara yang cukup signifikan selama masa pancaroba ini.

"Kalau untuk perubahan suhu pada saat ini sudah mulai lebih panas daripada musim hujan sebelum-sebelumnya di bulan-bulan sebelumnya," katanya.

>>> Rien Wartia Trigina Amankan Ponsel ART untuk Barang Bukti, Suami Pekerja Sempat Panik

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama menjelang sore dan malam hari.

"Tetap perlu diwaspadai karena di masa transisi seperti ini hujannya akan skalanya lokal. Jadi, hujannya itu akan mengguyur tiba-tiba dan dapat disertai oleh petir dan angin kencang," pungkasnya.