Spotify resmi meluncurkan aplikasi desktop baru bernama Studio, yang dikembangkan oleh tim kecerdasan buatan Spotify Labs. Aplikasi ini dirancang untuk membuat podcast otomatis secara personal.

Studio hadir sebagai aplikasi terpisah yang menyusun konten audio berdasarkan preferensi dan data informasi pribadi pengguna.

>>> Canva Hadirkan Fitur Offline di Indonesia Melalui Canva AI 2.0

Layanan ini menjadi pesaing langsung Google NotebookLM yang telah populer dalam pembuatan podcast virtual dari dokumen.

Spotify mengonfirmasi bahwa Studio dapat mengintegrasikan selera musik, podcast, hingga audiobook yang sering didengarkan pengguna.

Kecerdasan buatan dalam aplikasi ini memadukan preferensi tersebut dengan pengetahuan dari internet untuk menghasilkan audio briefing harian.

Sistem Studio juga dapat terhubung ke layanan kalender, e-mail, dan catatan pribadi sesuai izin akses pengguna.

Fitur agen AI di dalamnya mampu menjelajah web, meneliti topik, serta mengatur informasi untuk membantu tugas harian seperti menyusun rencana liburan.

Pengguna dapat memberikan perintah spesifik yang mencakup agenda kalender, rekomendasi restoran, hingga saran konten audio untuk menemani perjalanan.

Selain audio briefing, Studio mampu menghasilkan playlist otomatis untuk perjalanan jauh serta memproduksi podcast singkat mengenai topik tertentu.

Format audio hasil pemrosesan AI dibuat lebih interaktif dan bersifat percakapan, sehingga pengguna dapat terus menyempurnakan hasilnya.

>>> SpaceX Luncurkan Starship V3 dalam Uji Coba Perdana dari Texas

Nuansa audio dan arah topik pembicaraan dapat diubah agar tetap relevan dengan kondisi terkini.

Seluruh konten yang diproduksi melalui Studio akan otomatis tersimpan di library akun Spotify pengguna dan dapat diakses lintas perangkat.

Manajemen Spotify menegaskan bahwa podcast buatan AI di Studio bersifat privat dan tidak akan tersedia untuk publik.