Saat ini, aplikasi tersebut masih dalam tahap uji coba terbatas bernama Research Preview. Status ini diterapkan Spotify untuk pengguna berusia minimal 18 tahun di lebih dari 20 negara.

Perusahaan mengingatkan bahwa sistem AI masih berpotensi menghasilkan informasi keliru, sehingga pengguna diimbau tetap memeriksa hasil akhir.

Langkah peluncuran Studio mempertegas ambisi Spotify dalam memperluas ekosistem bisnis audio berbasis AI.

Sebelumnya, Spotify telah merilis alat serupa untuk platform pengodean seperti Claude Code dan Codex yang kini diperluas ke pengguna umum.

Format audio briefing otomatis mulai diadopsi oleh berbagai perusahaan teknologi besar lain seperti Adobe dan ElevenLabs.

>>> Mengenal Lebih Jauh tentang Kartun Masha and the Bear

Tren pembuatan podcast berbasis AI terus berkembang setelah Google NotebookLM memperkenalkan konsep serupa beberapa tahun lalu.