Pandangan Kritis dan Harapan

Di sisi lain, Oscar Piastri memandang regulasi 60-40 ini sebagai langkah maju namun belum menjadi solusi mutlak bagi kendala teknis baterai.

"It's a step in the right direction, but it's not the fix," ujar Piastri.

Menurut Piastri, para pembalap akan tetap menghadapi kendala manajemen daya baterai saat memulai putaran kualifikasi kecuali ada perubahan pada perangkat keras mesin.

Pembalap Red Bull Racing lainnya, Sergio Perez, memilih bersikap realistis karena dampak nyata dari proporsi 60-40 baru bisa diketahui setelah mobil diuji coba langsung di lintasan.

Sementara itu, Charles Leclerc mengingatkan agar perubahan ini tidak merusak keseimbangan pengembangan mobil yang telah dilakukan oleh setiap tim selama bertahun-tahun.

Ia menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menetapkan aturan baru.

Keraguan juga muncul dari Liam Lawson yang mempertanyakan apakah penyesuaian porsi daya tersebut mampu memberikan dampak perubahan yang masif.

"It all helps. It's just a question of whether it's enough," kata Lawson.

Pembalap Williams, Alex Albon, turut menyoroti status regulasi tersebut yang belum sepenuhnya difinalisasi oleh FIA. Ia berharap regulasi baru ini mampu menghilangkan kendala teknis yang memengaruhi gaya berkendara.

Di sisi lain, kepastian bertahannya pembalap papan atas seperti Lewis Hamilton yang kini membela Ferrari memberikan angin segar bagi masa depan olahraga ini.

>>> Fiorentina vs Atalanta: Laga Penutup Serie A dengan Pengamanan Ketat

Hamilton menegaskan dirinya masih memiliki motivasi tinggi dan fokus penuh untuk melanjutkan karier balapnya.