FIA Ubah Regulasi Mesin F1 untuk Pertahankan Pembalap Bintang
Federasi Automobil Internasional (FIA) menyepakati perubahan prinsip regulasi teknis mesin Formula 1 untuk musim depan. Tujuannya meningkatkan kualitas balapan dan keselamatan di sirkuit.
Perubahan tersebut menggeser proporsi daya yang sebelumnya direncanakan seimbang 50-50 menjadi 60 persen mesin pembakaran internal dan 40 persen energi elektrik.
>>> Fatih Tekke Pastikan Trabzonspor Tampil Maksimal di Final Piala Turki
Langkah ini diambil setelah regulasi mesin saat ini memicu kritik keras dari para pembalap terkait performa mobil di lintasan lurus.
Reaksi Positif dari Para Pembalap
Pembalap McLaren, Lando Norris, menyambut baik arah baru yang ditetapkan oleh otoritas sirkuit tersebut.
"I certainly think that's a great direction, we all welcome that as drivers, we all want that," kata Norris.
Norris menambahkan bahwa keputusan ini menjadi langkah penting demi masa depan balapan yang lebih baik.
"Maybe it's not perfect, but it certainly will be in the correct direction," ujarnya.
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, menilai regulasi baru ini sebagai sinyal positif bagi masa depan kompetisi.
Kebijakan ini juga memengaruhi keputusannya untuk tetap bertahan di ajang Formula 1.
"It's definitely heading into a very positive direction. It's like the minimum I was hoping for," kata Verstappen.
Ia menegaskan komitmennya untuk bertahan karena adanya kepastian perubahan regulasi.
Verstappen berharap perubahan proporsi daya mesin yang direncanakan dapat segera diterapkan agar aspek kesenangan dalam membalap kembali meningkat.
Dukungan serupa datang dari pembalap muda Isack Hadjar yang menganggap kebijakan komparasi daya elektrik dan pembakaran tersebut sudah tepat.
>>> Djurgarden Hadapi Brommapojkarna di Allsvenskan Pekan Ini
"It's something I think is 100% a huge step in the right direction," kata Hadjar.
Update Terbaru
Egypt Tantang Argentina di Atlanta, Duel Pertama Salah vs Messi
Selasa / 07-07-2026, 08:18 WIB
Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini 7 Juli 2026: Antam Mandek di Rp2,67 Juta
Selasa / 07-07-2026, 08:17 WIB
Indonesia dan Singapura Sepakati 26 Kerja Sama Strategis di Leaders' Retreat Jakarta
Selasa / 07-07-2026, 08:17 WIB
Trial Driver Pembunuh Bocah 6 Tahun di Pacific Beach Ditetapkan
Selasa / 07-07-2026, 08:17 WIB
Terdakwa Penipuan Lansia Rp1 Triliun Mengaku Bersalah
Selasa / 07-07-2026, 08:17 WIB
Tyrese Gibson Minta Taraji P. Henson Bergabung dalam Tur Panggungnya
Selasa / 07-07-2026, 08:17 WIB
DDG Sebut Nonton 'Love Island' Sendirian Itu 'Gay'
Selasa / 07-07-2026, 08:16 WIB
Kontroversi Folarin Balogun: Kartu Merah tapi Tetap Bisa Lawan Belgia
Selasa / 07-07-2026, 08:16 WIB
Sinyal Peringatan: Gelembung AI Ancam Pasar Saham AS
Selasa / 07-07-2026, 07:43 WIB
Doom, Wolfenstein, dan Quake Dilaporkan Ikut Jadi Fokus ZeniMax di Tengah Restrukturisasi Xbox
Selasa / 07-07-2026, 07:43 WIB
Veteran RPG yang Dipecat Sebut Obsidian Juga Terkena Dampak PHK Microsoft
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Pemain AS
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
Mi Instan Rasa Ayam Diduga Picu Wabah Salmonella di 14 Negara
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
Casemiro: Kami Selamanya Generasi Gagal Juara Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB







