Rumah produksi HAS Pictures resmi melayangkan somasi kepada aktris utama Ratu Sofya di Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Somasi ini terkait dugaan penolakan Ratu Sofya untuk terlibat dalam promosi film terbaru berjudul Dosa Penebusan atau Pengampunan.

>>> Falcon Pictures Gandeng Sutradara Korea Selatan Garap Film Gasigogi

Perwakilan HAS Pictures, Reza Aditya, menyatakan bahwa sikap sang aktris dinilai tidak profesional dan merugikan pihak rumah produksi.

"Salah satu peran utama dari film ini tidak ikut promo dan itu jelas merugikan kita dari PH," ujar Reza Aditya saat ditemui di Kemang.

Penolakan promosi tersebut berakar dari rasa tidak nyaman Ratu Sofya terhadap adanya adegan dewasa dalam film.

"Jadi, saudari RS ini enggan ikut promo karena dia billing kurang nyaman dengan film ini," kata Reza Aditya dalam tayangan YouTube Reyben Entertainment pada Jumat, 22 Mei 2026.

Pihak rumah produksi menyayangkan sikap Ratu Sofya yang justru membicarakan adegan seksual di media sosial.

Reza Aditya menegaskan bahwa adegan tersebut memiliki landasan filosofis dan alur cerita yang kuat, tidak dieksplorasi secara berlebihan.

Manajemen HAS Pictures juga membantah klaim Ratu Sofya tentang suasana syuting yang tidak nyaman.

"Di lokasi syuting sangat fun, tapi di podcast beda lagi ketika kamu sudah menjalin hubungan sama seseorang itulah," ujar Reza Aditya.

>>> PLN Periksa Gangguan Sistem Kelistrikan di Sumatera Utara

Kru produksi, Putri, mengklarifikasi bahwa fasilitas pemeran pengganti atau body double telah disediakan sejak awal, namun ditolak oleh Ratu Sofya.

"Dia enggak pernah mau pakai karena dia bilang, 'aku bisa kalau cuma kayak gitu aja'," kata Putri.